TITIKNOL.ID, PENAJAM – Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Lukasiwan Eddy Saputro, memastikan layanan antar jemput pasien SAPA RAMAH (Siap Antar Pasien Sehat Pulang ke Rumah) tetap berjalan.
Program ini bahkan sudah lebih dulu beroperasi sejak 2021, meski baru diresmikan secara seremonial pada 2025 lalu.
“Sebenarnya sejak 2021 sudah jalan, cuma baru di-launching tahun kemarin,” kata Lukasiwan, Selasa (14/4/2026).
Lukasiwan menjelaskan saat ini, operasional Sapa Ramah masih menggunakan satu unit kendaraan. Penambahan armada belum dilakukan karena keterbatasan tenaga pengemudi.
“Unit yang beroperasi satu karena keterbatasan driver,” ujarnya.
Layanan “Sapa Ramah” sendiri, lanjutnya, menyasar warga kurang mampu di PPU. Syaratnya, pasien merupakan warga Penajam dan terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI daerah.
Program tersebut diperuntukkan bagi pasien yang kesulitan akses transportasi, terutama usai menjalani perawatan di rumah sakit.
“Sasarannya memang warga kurang mampu, yang biasanya kalau pulang harus nunggu angkutan umum,” jelas Lukas.
Cakupan layanan saat ini meliputi tiga kecamatan, yakni Penajam, Waru, dan Babulu. Sementara Kecamatan Sepaku belum terlayani.
Untuk wilayah pesisir, layanan juga belum menjangkau kebutuhan transportasi berbasis air.
“Pesisir yang butuh speed boat, kita belum,” ucapnya.
Di sisi lain, RSUD RAPB juga terus melakukan penguatan layanan medis. Salah satunya melalui rencana pengantaran obat ke pasien.
(TN01)












