SendawarTitiknolKaltim

Korban Banjir Kutai Barat Terima Bantuan BNPB, Bupati Minta Disalurkan Tepat Sasaran

38
×

Korban Banjir Kutai Barat Terima Bantuan BNPB, Bupati Minta Disalurkan Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab), melalui Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diserahkan langsung oleh Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Minggu (31/5/2026).

TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat menerima bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk masyarakat terdampak banjir.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, kepada Bupati Kutai Barat Frederick Edwin di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Minggu (31/5/2026).

‎Bantuan yang disalurkan terdiri atas 250 paket sembako, 150 paket selimut, 50 paket hygiene kit, 150 lembar matras, serta 100 paket peralatan kebersihan.

Seluruh bantuan diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat.

‎Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kutai Barat yang belakangan menghadapi bencana banjir akibat meluapnya Sungai Mahakam, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan.

‎Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

‎”Kehadiran BNPB adalah bukti negara hadir. Saya instruksikan BPBD dan seluruh instansi terkait menyalurkan bantuan ini secara transparan, akurat, dan tepat sasaran. Camat agar terus memotivasi warga, dan pemerintah daerah akan mendampingi proses pemulihan,” tegas Frederick.

‎Sementara itu, Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengungkapkan, berdasarkan data BNPB hingga 29 Mei 2026, telah terjadi 1.001 kejadian bencana di Indonesia.

Sebanyak 99,30 persen di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan.

‎Menurutnya, tingginya angka kejadian bencana tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya penanggulangan bencana.

‎”Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat agar respons terhadap bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif,” ujarnya.

‎Djohan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya banjir.

Baca Juga:   TERBARU Jadwal Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Ia mengingatkan warga agar memahami langkah-langkah tanggap darurat, seperti segera melakukan evakuasi ke tempat yang aman, mematikan aliran listrik, serta menggunakan alat pelindung diri apabila diperlukan.

‎Turut mendampingi Bupati Kutai Barat dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati H. Nanang Adriani, Penjabat Sekretaris Daerah Kamius Junaidi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Advertorial)