SendawarTitiknolKaltim

Bupati Kutai Barat Tegaskan ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat, Jabatan Bukan Sarana Mencari Keuntungan

9
×

Bupati Kutai Barat Tegaskan ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat, Jabatan Bukan Sarana Mencari Keuntungan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar apel gabungan di Alun-alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Senin (8/6/2026).

TITIKNOL.ID, KUBAR – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk melayani masyarakat, bukan sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.

‎Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Alun-alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Senin (8/6/2026).

Kegiatan itu diikuti para staf ahli, asisten daerah, kepala badan dan dinas, kepala bagian, sekretaris perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

‎Dalam arahannya, Frederick Edwin menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan meningkatkan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

‎Ia menekankan pentingnya setiap aparatur memahami makna jabatan yang diemban. Menurutnya, jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

‎“Jabatan bukanlah simbol kemewahan dan bukan pula sarana untuk memperoleh keuntungan pribadi. Jabatan adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan pengabdian,” tegasnya.

‎Frederick juga mengingatkan seluruh pejabat, baik pejabat pimpinan tinggi, administrator, pengawas maupun pejabat fungsional, agar selalu memegang prinsip sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

‎Menurutnya, tidak boleh ada pejabat yang merasa harus dilayani oleh masyarakat. Sebaliknya, seluruh aparatur pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab.

‎“Jangan sampai ada pejabat yang merasa harus dilayani masyarakat. Sebaliknya, kita harus hadir memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

‎Selain itu, Bupati mengajak seluruh ASN untuk menjaga kepercayaan publik dengan bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Ia menilai semakin tinggi jabatan yang dimiliki seseorang, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diberikan kepada masyarakat.

‎Melalui apel gabungan tersebut, Frederick Edwin berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat semakin memahami peran strategisnya sebagai pelayan masyarakat, sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mendapat kepercayaan dari publik. (Ibnu/ADV/Diskominfo)