TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Maskapai Wings Air dipastikan kembali membuka layanan penerbangan rute Samarinda–Melak mulai 17 Juni 2026, setelah hampir empat tahun tidak beroperasi.
Kehadiran kembali rute tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta mobilitas masyarakat di Kabupaten Kutai Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar, Rita Nursandy, mengatakan pembukaan kembali rute Samarinda-Melak merupakan hasil komunikasi dan negosiasi panjang antara pemerintah daerah dengan pihak maskapai.
Menurut Rita, berbeda dengan pembukaan rute pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini Wings Air menyetujui pengoperasian penerbangan tanpa meminta pemerintah daerah menyediakan dana deposit maupun skema blok kursi sebagai jaminan keterisian penumpang.
“Alhamdulillah pihak Wings Air menyetujui penerbangan ini tanpa meminta deposit. Namun mereka berharap pemerintah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar antusias menggunakan rute tersebut,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, Senin (8/6/2026).
Rita menjelaskan, kehadiran penerbangan tersebut akan memberikan manfaat besar dari sisi efisiensi waktu perjalanan. Jika melalui jalur darat membutuhkan waktu berjam-jam, perjalanan udara dari Samarinda ke Melak hanya memakan waktu sekitar 35 hingga 45 menit.
Ia menilai layanan ini akan sangat membantu masyarakat yang memiliki kepentingan pemerintahan, bisnis, pendidikan, maupun kebutuhan lainnya yang menuntut mobilitas cepat menuju Samarinda dan daerah sekitarnya.
Selain memberikan kemudahan transportasi, keberadaan penerbangan reguler juga diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Bandara Melalan sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Kabupaten Kutai Barat.
Sementara itu, Station Manager Wings Air GHS, Andi Muh. Dhevara, menjelaskan rute Samarinda-Melak dibuka karena tingginya potensi permintaan perjalanan dari sektor pemerintahan, bisnis, pertambangan, perkebunan, hingga masyarakat umum. Pada tahap awal, penerbangan akan beroperasi tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Wings Air juga menargetkan tingkat keterisian penumpang mencapai 70 persen agar rute tersebut dapat terus beroperasi secara berkelanjutan dan berpotensi ditingkatkan menjadi penerbangan harian. (yan/adv/diskominfo)
Setelah Empat Tahun Vakum, Wings Air Kembali Layani Rute Samarinda-Melak Mulai 17 Juni












