TITIKNOL.ID, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi Purnapaskibraka Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2025 di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu menjadi bagian dari Program Paskibraka untuk membentuk Purnapaskibraka sebagai Duta Pancasila yang memiliki pemahaman ideologi kebangsaan sekaligus karakter kepemimpinan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kesbangpol Kutai Barat, Suwito, yang mewakili Bupati Kutai Barat.
Turut hadir perwakilan TNI AU, Mako Brimob, Polres Kutai Barat, Kodim 0912/Kutai Barat, Kejaksaan Negeri Sendawar, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Kalimantan Timur, serta para peserta Purnapaskibraka.
Dalam sambutannya, Suwito menegaskan bahwa tugas seorang Purnapaskibraka tidak berhenti setelah sukses mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan.
Menurutnya, para alumni Paskibraka memiliki tanggung jawab yang lebih besar sebagai teladan sekaligus penggerak dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
“Diklat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah untuk mempersiapkan kalian sebagai benteng pertahanan bangsa, teladan bagi generasi muda, serta motor penggerak dalam membumikan nilai-nilai luhur Pancasila di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.
Ia mengatakan tantangan ideologi di era digital semakin kompleks seiring derasnya arus informasi yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme, persatuan, dan semangat gotong royong.
Oleh karena itu, peserta dibekali pemahaman Pancasila yang tidak hanya sebatas teori, tetapi juga sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
Suwito menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen mendukung lahirnya generasi muda yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta kokoh secara ideologis.
Ia berharap para peserta mampu menjadi pelopor dalam menjaga keberagaman, memperkuat toleransi, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kutai Barat, Ramadhan, menjelaskan bahwa pelaksanaan diklat mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka dan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 3 Tahun 2022 sebagai aturan pelaksana.
Menurutnya, diklat dilaksanakan pada 3–4 Juli 2026 dan diikuti oleh Purnapaskibraka Tahun 2024 yang belum mengikuti pembinaan Duta Pancasila serta Purnapaskibraka Tahun 2025 yang baru dikukuhkan usai Upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni lalu.
Ramadhan mengungkapkan seluruh peserta merupakan data resmi dari BPIP. Tahun ini menjadi momentum istimewa karena untuk pertama kalinya narasumber dari BPIP Jakarta hadir secara langsung di Kutai Barat untuk memberikan materi, setelah pada tahun-tahun sebelumnya pembelajaran hanya dilakukan secara daring.
“Kami berharap kehadiran narasumber dari BPIP dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh peserta sehingga mampu menyerap materi secara maksimal dan seluruh peserta dapat lulus hingga memperoleh sertifikat sebagai syarat menjadi Duta Pancasila,” katanya. (sugih/adv/DiskominfoKubar)












