TITIKNOL.ID, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus mendorong pemanfaatan teknologi modern dalam mendukung sektor-sektor unggulan daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan penyedia solusi industri guna meningkatkan efisiensi pembangunan infrastruktur, pertambangan, perkebunan, hingga sektor energi.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, saat menghadiri Trakindo Fest 2026 di Tanjung Selor, Kamis (23/7/2026).
Menurut Gubernur Zainal, sebagai wilayah perbatasan yang kaya akan sumber daya alam, Kaltara membutuhkan dukungan armada alat berat yang andal, efisien, dan berbasis teknologi agar mampu menunjang percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.
”Maka, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha penting untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif,” tegasnya.
Pemprov Kaltara juga menilai keberadaan perusahaan penyedia alat berat memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pasok dan operasional proyek-proyek strategis daerah.
Perannya tidak hanya sebagai penyedia alat, tetapi juga sebagai mitra yang menghadirkan layanan purna jual dan dukungan teknis secara menyeluruh.
Trakindo Fest 2026 yang digelar di Tanjung Selor sebagai kota kelima penyelenggaraan di Indonesia mengusung fokus pada pengenalan ekosistem digital untuk meningkatkan efisiensi operasional pelaku industri.
Dalam kegiatan tersebut, diperkenalkan berbagai solusi digital terintegrasi yang memudahkan pelanggan melakukan pemesanan suku cadang dan layanan secara daring.
Selain itu, tersedia teknologi pemantauan kondisi dan produktivitas armada secara real-time, lengkap dengan panduan teknis yang terintegrasi.
Berbagai inovasi juga diperkenalkan untuk meningkatkan keselamatan kerja, efisiensi penggunaan bahan bakar, serta ketepatan operasional alat berat di lapangan.
Pemprov Kaltara menilai transformasi digital di sektor alat berat menjadi langkah penting untuk memahami kebutuhan spesifik industri di daerah sekaligus memperkuat kemitraan jangka panjang antara pemerintah dan sektor swasta.
Melalui kolaborasi yang semakin erat serta pemanfaatan teknologi modern, Pemprov Kaltara optimistis percepatan pembangunan infrastruktur dan pengelolaan potensi sumber daya alam dapat berjalan lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. (Advertorial/van/adpim)












