PenajamTitiknolKaltim

Disdikpora PPU Soroti Kualitas MBG, Minta Penyedia Jaga Mutu Makanan Siswa

3
×

Disdikpora PPU Soroti Kualitas MBG, Minta Penyedia Jaga Mutu Makanan Siswa

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, mengatakan penyelenggara MBG perlu memastikan makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar kelayakan dan aman untuk dikonsumsi.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyoroti pentingnya menjaga kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain memperluas penerima manfaat, mutu makanan dinilai menjadi bagian penting agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, mengatakan penyelenggara MBG perlu memastikan makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar kelayakan dan aman untuk dikonsumsi.

‎Menurutnya, kualitas makanan harus menjadi perhatian seiring dengan semakin luasnya pelaksanaan program di PPU. Pemerintah daerah berharap persoalan terkait makanan yang tidak layak konsumsi tidak terjadi di daerah tersebut.

‎“Kita harapkan kualitasnya semakin baik. Mudah-mudahan di Penajam tidak terjadi seperti itu,” kata Muhtar beberapa hari lalu.

‎Ia menilai program MBG memiliki tujuan penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Karena itu, pelaksanaan di lapangan tidak cukup hanya mengejar jumlah penerima, tetapi juga harus memastikan makanan yang disalurkan memiliki kualitas yang baik.

‎Saat ini, program MBG telah berjalan di sejumlah sekolah yang tersebar di seluruh kecamatan di PPU. Namun, cakupan penerima manfaat masih berada di bawah 50 persen dari total peserta didik yang menjadi sasaran.

‎Jumlah peserta didik di PPU yang diharapkan menerima MBG diperkirakan mencapai sekitar 54 ribu siswa, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat. Disdikpora berharap cakupan tersebut secara bertahap dapat diperluas hingga menjangkau sekolah di wilayah pelosok dan pedalaman.

‎Di sisi lain, Muhtar menyebut pihaknya belum memiliki data pasti mengenai jumlah dapur MBG yang telah tersedia di PPU. Ia mengetahui terdapat pembangunan dapur baru di wilayah Petung dan Penajam yang diharapkan dapat mendukung perluasan penyaluran program.

‎“Yang baru ini ada dua, di Petung ada, di Penajam ada yang baru bangun. Tapi jumlah keseluruhannya kita belum tahu pasti,” ujarnya.

‎Muhtar berharap pelaksanaan MBG di PPU terus diperbaiki, baik dari sisi cakupan penerima maupun kualitas makanan. Dengan pengawasan dan penyelenggaraan yang baik, program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan gizi siswa secara optimal. (TN02)