TITIKNOL.ID, PENAJAM – Komandan Kodim (Dandim) 0913/Penajam Paser Utara (PPU), Letkol Inf Fandy Satria, mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah, baik organik maupun nonorganik.
Imbauan tersebut disampaikan secara langsung saat Dandim menemukan seorang warga yang sedang membakar sampah di pinggir jalan kawasan Giripurwa, Kecamatan Penajam, Senin (8/9/2026) pagi.
Saat itu, Letkol Inf Fandy Satria tengah melaksanakan patroli menuju Sukomulyo, Kecamatan Sepaku. Dalam perjalanan, ia melihat sisa bara api dari pembakaran sampah daun di lokasi yang dinilai cukup rawan.
Melihat kondisi tersebut, Dandim langsung mengambil tindakan persuasif dengan mematikan api.
Ia kemudian berdialog dengan warga dan memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya pembakaran sampah, terutama di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Pagi ini saat melaksanakan patroli, di pinggir jalan saya menjumpai seorang bapak sedang membersihkan sampah di samping rumah, namun sampah daun dibakar. Kami perlu memberikan imbauan tentang bahaya membakar sampah karena sisa bara api apabila terhempas angin dapat menyebabkan munculnya titik api,” ujar Fandy Satria.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena di sekitar lokasi terdapat semak belukar yang mudah terbakar. Ia bersyukur warga menerima imbauan yang diberikan dan bersedia menghentikan pembakaran sampah.
“Apalagi di samping rumahnya banyak semak belukar. Puji syukur bapak menerima imbauan dan tidak melakukannya. Imbauan saat ini penting kita lakukan bersama untuk tidak membakar sampah, baik organik maupun nonorganik,” katanya.
Menyikapi temuan tersebut, Dandim juga menginstruksikan seluruh jajaran Babinsa untuk memperketat upaya pencegahan Karhutla di wilayah masing-masing. Patroli berkala diminta dilakukan, khususnya di kawasan yang berpotensi menjadi sumber titik api.
“Saya perintahkan jajaran untuk melaksanakan patroli berkala untuk mengimbau masyarakat yang masih membakar sampah, sedangkan di samping rumahnya terdapat semak belukar. Beri imbauan dengan santun dan baik, sampaikan dampak bahayanya dengan situasi saat ini,” tegasnya.
Ia berharap upaya pencegahan yang dilakukan bersama dapat membantu menekan potensi terjadinya Karhutla di wilayah PPU. “Semoga Karhutla segera selesai dan dapat diatasi. Kita bisa… Maju Bersama,” pungkas Dandim. (*/)












