PenajamTitiknolKaltim

Pemkab PPU Dorong Pengembangan Pelabuhan Benuo Taka, Bidik Peningkatan PAD

178
×

Pemkab PPU Dorong Pengembangan Pelabuhan Benuo Taka, Bidik Peningkatan PAD

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan, mengatakan pelabuhan tersebut memiliki potensi ekonomi melalui aktivitas bongkar muat dan distribusi komoditas

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus mendorong pengembangan fasilitas Pelabuhan Benuo Taka di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan aktivitas usaha, memperkuat layanan logistik, sekaligus mengoptimalkan kontribusi sektor kepelabuhanan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

‎Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan, mengatakan Pelabuhan Benuo Taka memiliki potensi ekonomi melalui aktivitas bongkar muat dan distribusi berbagai komoditas.

Namun, pengembangan kegiatan usaha di kawasan tersebut perlu didukung fasilitas yang memadai sesuai kebutuhan perusahaan pengguna jasa pelabuhan.

‎Menurut Agus, sejumlah infrastruktur yang perlu mendapat perhatian antara lain pembangunan tangki timbun untuk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), peningkatan akses jalan, serta penyediaan gudang dan perkantoran.

‎“Kita berharap ke depan kebutuhan di pelabuhan bisa dipenuhi. Salah satunya tangki timbun untuk CPO, kemudian jalan, perkantoran, dan gudang yang memang dibutuhkan di sana,” ujar Agus Dahlan, Senin (26/10/2026).

‎Ia menjelaskan, fasilitas tersebut dibutuhkan untuk menunjang aktivitas perusahaan di kawasan pelabuhan. Ketersediaan infrastruktur yang memadai diharapkan mempermudah kegiatan operasional, khususnya dalam proses penyimpanan, bongkar muat, dan distribusi komoditas.

‎Selain pembangunan fasilitas baru, optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia di kawasan Pelabuhan Benuo Taka juga menjadi bagian dari rencana pengembangan.

Menurut Agus, pemanfaatan lahan perlu didukung akses jalan dan sarana penunjang agar dapat digunakan sesuai kebutuhan kegiatan usaha.

‎Pengembangan pelabuhan tersebut juga membuka peluang kerja sama melalui badan usaha milik daerah (BUMD) yang dibentuk pemerintah kabupaten.

Skema ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan fasilitas maupun kegiatan usaha di kawasan pelabuhan sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga:   Resmikan Gedung II Universitas Gunadarma PPU, Bupati Mudyat Noor Tegaskan Komitmen Dukung Akses Pendidikan Berkualitas

‎Meski demikian, Agus menilai pemenuhan infrastruktur tetap menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong pengembangan tersebut.

Karena itu, kebutuhan fasilitas harus direncanakan berdasarkan skala prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah.

‎“Kita berharap kebutuhan yang ada bisa dipenuhi sehingga kegiatan di pelabuhan dapat berkembang,” ujarnya.

‎Optimalisasi Pelabuhan Benuo Taka diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran aktivitas logistik, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan aset daerah.

Peningkatan kegiatan usaha di kawasan tersebut berpotensi memperluas sumber penerimaan daerah dari sektor kepelabuhanan melalui retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Agus menegaskan, pengelolaan kegiatan kepelabuhanan serta pembagian peran antara Dishub dan badan usaha pelabuhan akan dilaksanakan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan.

‎Melalui peningkatan fasilitas dan pengembangan kerja sama usaha, Pemkab PPU berharap Pelabuhan Benuo Taka dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor kepelabuhanan sebagai salah satu penunjang aktivitas ekonomi dan peningkatan PAD Kabupaten PPU. (Adv/KominfoPPU)