Balikpapan

2 Sungai di Balikpapan Kaltim Masuk Radar untuk jadi Sumber Desalinasi Air Laut  

383
×

2 Sungai di Balikpapan Kaltim Masuk Radar untuk jadi Sumber Desalinasi Air Laut  

Sebarkan artikel ini
DESALINASI AIR LAUT - Ilustrasi kantor PDAM Balikpapan. Direncanakan desalinasi air laut akan menghasilkan kapasitas 120 liter per detik dengan mengandalkan sumber air payau dari dua sungai yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Desalinasi air laut bagian dari satu di antara pemenuhan air bersih di Balikpapan.  (Instagram @tirtamanuntungbalikpapan)

Direncanakan desalinasi air laut akan menghasilkan kapasitas 120 liter per detik dengan mengandalkan sumber air payau yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan atau PDAM Balikpapan sampaikan soal rencana desalinasi air laut untuk kebutuhan air bersih di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Konsep desalinasi air laut sejak lama telah mengemuka di tengah masyarakat sejak Kota Balikpapan dipimpin oleh Walikota Rizal Effendi. 

Kini PDAM Balikpapan dengan sang Walikota Rahmad Mas’ud kembali singgung soal pengembangan infrastruktur pengolahan air melalui cara desalinasi air laut, Sabtu (1/6/2024).  

Dijelaskan oleh Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Yudhi Saharuddin, menyatakan, desalinasi air laut bagian dari program kerja dalam pengembangan infrastruktur tambahan. 

Direncanakan desalinasi air laut akan menghasilkan kapasitas 120 liter per detik dengan mengandalkan sumber air payau yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. 

“Saat ini masih dalam penyusunan dokumen,” beber Yudhi di Balikpapan dikutip oleh Titiknol.id

Untuk titik lokasi yang akan dijadikan sumber desalinasi air laut ada dua tempat di Balikpapan yakni:

  1. Sungai Manggar;
  2. Sungai Somber.

“Sedang dalam kajian kelayakan, dua titik sungai itu,” ujar Yudhi. 

Dorong Masuk Proyek Nasional

Hal lain selain metode desalinasi air laut, yang akan dilakukan untuk peningkatan produksi air bersih di Balikpapan, PDAM kini terus mendorong percepatan SPAM Regional Intake Sungai Mahakam agar bisa masuk dalam bagian proyek stategis nasional. 

Apalagi Kota Balikpapan digadang-gadang menjadi beranda atau penyangga dari Ibu Kota Nusantara, akan ada potensi pertambahan penduduk yang akan berkesinambungan dengan peningkatan konsumsi air bersih. 

Karena itu, langkah yang diambil PDAM Balikpapan bukan sekadar untuk mencari jalan keluar mengatasi defisit air saat ini, tetapi harus melihat ke depan, kebutuhan yang diprediksi akan semakin tinggi karena faktor pesatnya pertumbuhan jumlah pelanggan air bersih PDAM Balikpapan

Baca Juga:   Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan, Api Diduga Berawal dari Pabrik 01 CDU IV

Informasi yang diperoleh dari Perumda Tirta Manuntung Balikpapan per 20 Mei 2024, saat ini sambungan PDAM ke rumah itu ada 122.471 SR. Untuk kebutuhan konsumsi air pelanggan angkanya 1.063 liter per detik. (*)