Balikpapan

3 Manfaat dari Lahan Bekas Tambang di Kalimantan Timur versi DLH Kaltim

810
×

3 Manfaat dari Lahan Bekas Tambang di Kalimantan Timur versi DLH Kaltim

Sebarkan artikel ini
LAHAN BEKAS TAMBANG - Ilustasi lahan yang dijadikan pertambangan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Menurut DLH Kaltim, lahan pasca-tambang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif bagi masyarakat di sekitar pertambangan. (Jatam Kaltim)

“Untuk pemanfaatan pasca-tambang yang sudah dilakukan, mohon kiranya melibatkan masyarakat terkait akan digunakan apa ke depannya.”

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Di Kalimantan Timur terdapat lahan-lahan bekas tambang, seperti eks batu bara. Padahal meski bekas, bisa berpotensi untuk kegiatan bermanfaat.

Hal ini dipaparkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur, Anwar Sanusi, Rabu (12/6/2024) di sela-sela kegiatan Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Pandangan dari Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur atau DLH Kaltim, ada tiga manfaat yang bisa digali dari lahan bekas tambang. 

Anwar Sanusi menegaskan, lahan pasca-tambang dapat dimanfaatkan menjadi tiga hal yakni sebagai berikut: 

  • Desa wisata;
  • Hutan desa;
  • Pusat pengelolaan sampah. 

Tentu saja Anwar Sanusi mengimbau kepada para perusahaan pertambangan di Kalimantan Timur untuk tetap melibatkan warga lokal yang hidup disekitarnya untuk rangkul di kegiatan konversi lahan pasca-tambang. 

“Untuk pemanfaatan pasca-tambang yang sudah dilakukan, mohon kiranya melibatkan masyarakat terkait akan digunakan apa ke depannya,” katanya.  

Pandangan Pj Gubernur Akmal Malik

Sementara Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menyatakan, kerusakan alam di Kalimantan Timur didorong dari kegiatan, antara lain penggunaan lahan untuk aktivitas pertambangan. 

Namun usai dari pertambangan itu, Akmal Malik menyatakan, lahannya masih bisa dikonversi untuk menjadi lahan yang kembali bermanfaat untuk warga setempat.  

“Tentunya tambang. Tapi kita tidak bisa menyalahkan karena memang tambang nilai ekonominya masih ada. Cuma kan lahannya masih bisa dimanfaatkan. Intinya, yang penting adalah komitmen kita,” tegas Akmal Malik di kegiatan Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (12/6/2024).

Bagi Akmal Malik, lahan pasca-tambang itu bisa dipakai lagi untuk hal-hal yang bisa berpotensi untuk hal positif dan produktif. Tinggal kemauan dipacu tinggi pasti ada jalan keluar untuk meraih manfaat.   

Baca Juga:   Akmal Malik Minta Petani di Kaltim Hasilkan Hilirisasi Produk UMKM

“Lahan setelah tambang itu sangat dimungkinkan untuk dilakukan konversi menjadi tanah yang produktif, meski tidak semua. Memang butuh usaha, mulai dari skala yang kecil dulu,” ujar Akmal Malik, pria kelahiran Sumatera Barat ini. (*)