Samarinda

Titik Awal Sumber Api Kebakaran di Pasar Segiri Samarinda Terungkap, Polisi Menyelidiki

405
×

Titik Awal Sumber Api Kebakaran di Pasar Segiri Samarinda Terungkap, Polisi Menyelidiki

Sebarkan artikel ini
PASAR SEGIRI HANGUS - Pasar Segiri di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur terbakar pada Sabtu 10 Agustus 2024 malam. Saat kebakaran warga sekitar sempat khawatir dan panik. 

Petaka kebakaran Pasar Segiri Samarinda terjadi sekitar 21.30 Wita, saat beberapa lapak sudah ada yang tutup, tidak berjualan. 

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Pasar Segiri Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur terbakar pada Sabtu 10 Agustus 2024 malam. 

Kejadian ini sontak membuat beberapa masyarakat yang berada di sekitaran Pasar Segiri Samarinda panik.

Bahkan di antara mereka ada yang berteriak mencari bantuan dan di antaranya ada yang berupaya ikut memadamkan api dengan alat seadanya. 

Pasar Segiri Samarinda saban hari selalu ramai dan sudah dikenal luas di Samarinda. 

Petaka kebakaran Pasar Segiri Samarinda terjadi sekitar 21.30 Wita, saat beberapa lapak sudah ada yang tutup, tidak berjualan. 

Usut punya usut, informasi yang digali oleh Titiknol.id, sumber api kebakaran Pasar Segiri Samarinda diduga dari area lapak jualan ikan. 

Bahan kios tersebut pun mudah terbakar, sebagian besar dari bahan kayu. Spontan api cepat berkobar, merembet kemana-mana. 

Satu di antaranya, Nunung, warga setempat, mengaku, saat sedang bersantai di rumah, tiba-tiba ada keributan dari arah pasar. 

“Kaget kan, ada apa ini. Pas saya lihat lebih dekat, sudah ada kobaran api besar, ya, ternyata pasarnya terbakar,” ujarnya. 

Dari peristiwa kebakaran ini, Nunung pun ikut khawatir. “Takut-takut asap kena kesini, api merembet kesini, kan takut banget saya,” katanya. 

Saat kebakaran terjadi, mobil pemadam kebakaran sudah sering terlihat, berlalu-lalang masuk mendekat ke Pasar Segiri Samarinda. 

Sampai berita ini diturunkan Titiknol.id, pihak kepolisian turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan mencari tahu sebab musabab Pasar Segiri Samarinda terbakar. (*)