Bontang

Latar Belakang Perkelahian Remaja di Bontang Kaltim, Padahal Satu Kelas dalam Sekolah

399
×

Latar Belakang Perkelahian Remaja di Bontang Kaltim, Padahal Satu Kelas dalam Sekolah

Sebarkan artikel ini
BERUJUNG DAMAI - Polres Bontang amankan dua pelaku perkelahian. Diwakilkan masing-masing keluarga kedua belah pihak bersepakat damai pada, di Mapolres Bontang, Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Rabu (2/10/2024) malam. (HO/Polres Bontang)

TITIKNOL.ID, BONTANG – Sempat viral aksi perkelahian dua remaja yang merupakan pelajar SMK di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur. 

Kejadian perkara perkelahian tersebut berlangsung di area HOP satu, belakang Masjid Al Falah, Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

Apa yang menjadi penyebab perkelahian dua remaja ini hingga terekam dan viral di media sosial?  

Mengenai hal ini, Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais memberikan penjelasan latar belakang peristiwa perkelahiannya, Kamis (3/10/2024). 

Saat ada kabar perkelaian, Polsek Bontang Selatan langsung mendalami dan segera melakukan penyelidikan. 

Polisi sempat menyelidiki kejadian ini dan atas petunjuk dari video yang viral di media sosial.

Tanpa berlama-lama, polisi langsung bisa melacak keberadaan remaka ini, saat malam harinya polisi mengamankan kedua remaja tersebut.

Mereka dijemput di rumah masing-masing, dan orang tua serta pihak sekolah juga dipanggil untuk membahas duduk perkara perkelahian itu. 

Latar Belakang Perkelahian

Setelah dihimpun keterangan, terungkap bahwa perselisihan antara keduanya berawal dari saling ejek di lingkungan sekolah saat kegiatan praktik pelajaran.

Keputusan untuk menyelesaikan masalah dengan cara berkelahi di tempat sepi pun diambil.

“Tadi malam sudah kami bawa. Mereka ini hanya saling ejek di sekolah,” kata AKP Rakib.

“Mereka satu kelas juga. Baru berkelahi di luar,” ujar AKP Rakib.

Berujung pada Langkah Damai

Usai dilakukan mediasi, kedua remaja sepakat untuk berdamai.

Disaksikan oleh orang tua dan pihak sekolah, mereka membuat pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. 

“Kita kedepankan musyawarah. Mereka sepakat damai, jadi kita berikan pernyataan juga,” tambahnya.

Rakib juga mengingatkan orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka dan meminta remaja untuk menghindari aktivitas saling ejek yang dapat menimbulkan konflik.

Baca Juga:   Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Dipanggil MK soal Batas Sidrap, Semua Pihak Harus Legowo

Menyikapi kejadian ini, Polsek Bontang Selatan berencana melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk menangkal kenakalan remaja. 

“Kita imbau agar mereka bisa fokus belajar, bukan melakukan aktivitas menyimpang,” ungkapnya. (*)