Petinggi Kampung Liu Mulang, Hendrikus Helaq menggagas berbagai strategi inovatif untuk mendukung petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di desanya
TITIKNOL.ID, UJOH BILANG – Pertanian di Kampung Liu Mulang, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), terus menunjukkan perkembangan yang positif, terdapat kemajuan yang terus didukung dan diapresiasi.
Petinggi Kampung Liu Mulang, Hendrikus Helaq menggagas berbagai strategi inovatif untuk mendukung petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di desanya.
Dia menjelaskan, padi gunung yang ditanam di Liu Mulang terdiri dari beberapa varietas.
Salah satunya adalah padi abung yang terkenal karena kehalusan dan aroma khasnya.
“Ya, padi gunung itu ada yang padi abung. Kalau yang agak besar bulirnya, hasilnya lebih banyak, cuma beda di harumnya,” ujarnya, Sabtu (16/11/2024).
Pada panen terakhir di lahan seluas 10 hektare, hasil penjualan beras mencatatkan pencapaian besar.
Dikatakannya bahwa gabah kering dijual dengan harga berbeda antara masyarakat lokal dan luar kampung.
Hal itu untuk memastikan warganya tetap mendapatkan keuntungan ekonomi yang layak.
“Satu kaleng gabah keringnya saya jual 100 ribu untuk masyarakat luar, tapi di dalam kampung hanya 80 ribu. Ini untuk membantu warga saya sendiri,” jelasnya.
Dari penjualan tahun lalu yang berasal dari 5 hektare lahan, Liu Mulang berhasil meraih pendapatan sebesar Rp40 juta lebih.
Hal ini menunjukkan potensi besar padi gunung sebagai komoditas unggulan kampung.
“Kemarin dari penjualan 400 kaleng beras itu, kami dapat Rp20 juta. Kalau digabung dengan lahan sebelah yang lebih luas, hasilnya mencapai Rp40 juta lebih,” bebernya. (*)












