TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Tenan bagi UMKM di Teras Samarinda masih tersedia lowongan. Beberapa calon wirausaha kelas UMKM bisa berkesempatan mengisi tempat-tempat yang kosong tersebut.
Teras Samarinda merupakan ikon baru kebanggaan warga Samarinda.
Tak hanya sekadar fasilitas publik yang memanjakan mata dengan panorama Sungai Mahakam, Pemkot Samarinda juga menyediakan berbagai tenant UMKM pilihan yang setidaknya telah diseleksi sejak September lalu melalui situs terassamarinda.com.
Dari ribuan pendaftar yang antusias, hanya sekitar 50 UMKM dengan skor tertinggi yang dipilih.
Selanjutnya, dipilih lagi sekitar 5 UMKM yang paling mumpuni untuk menempati tenant-tenant yang ada di Teras Samarinda Tahap I saat ini.
Namun, terdapat satu tenant di kawasan Teras Samarinda yang hingga kini masih kosong, tanpa aktivitas dari pelaku UMKM.
Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kelanjutan pengelolaan dan pengisian tenant tersebut.
Menanggapi hal ini, Asisten II Ekonomi Pembangunan Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, memastikan bahwa tenant kosong tersebut akan segera diisi dalam waktu dekat.
“Kami targetkan Desember ini bakal ada yang isi itu stand UMKM yang kosong, kemudian mau ditambah lagi satu stand-nya,” kata Marnabas.
Ia menegaskan bahwa pihaknya juga akan memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan tenant agar tetap terjangkau dan tidak membebani masyarakat.
“Yang jelas kami tidak mau harganya mahal seperti tempat hiburan lain, maka dari itu kita akan kontrol harganya. Misal, mineral 10 ribu padahal modalnya tidak sampai segitu,” tegasnya.
Selain itu, Marnabas juga meminta Perumda Varia Niaga selaku pihak pengelola untuk memberikan pembinaan kepada tenant yang mengalami penurunan omzet.
Varia Niaga juga kami minta nanti mana tenant yang merosot omzetnya agar dibina.
“Bahkan saya minta mereka untuk cek harga supaya tidak ada yang aji mumpung. Harga standar tapi kualitasnya harus bagus,” tambahnya.
Saat ini, terkait dengan pengelolaan Teras Samarinda, Marnabas menyebut bahwa hal tersebut masih dalam proses konsultasi.
Sebab untuk saat ini, fasilitas publik Teras Samarinda masih dikelola menggunakan dana APBD.
Namun, ke depannya, pengelolaan akan diserahkan kepada pihak ketiga guna meningkatkan efektivitas dan profesionalisme dalam pengelolaan.
“Ke depan akan diserahkan ke pihak ketiga, makanya untuk saat ini masih dalam proses konsultasi,” tutupnya. (*)












