Bontang

Kebakaran Rumah di Kampung Malahing Bontang, Alat Pompa Air Sempat Tersendat

278
×

Kebakaran Rumah di Kampung Malahing Bontang, Alat Pompa Air Sempat Tersendat

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN RUMAH - Kebakaran rumah di Kampung Atas Laut Malahing, RT 30, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Jumat (7/2/2025) sore. Akibat kebakaran ini, seluruh barang di rumah korban ludes terbakar. Ludes tidak tersisa. (HO/Disdamkar Bontang)

Mereka langsung berupaya memadamkan api, namun rumah berbahan kayu tersebut dengan cepat dilalap si jago merah

TITIKNOL.ID, BONTANG – Warga Kampung Atas Laut Malahing di Bontang, Provinsi Kalimantan Timur mendadak geger lantaran muncul petaka kebakaran rumah. 

Kontan saja, warga terlihat ada yang panik hingga sibuk untuk berupaya memadamkan api kebakaran, Jumat (2/7/2025) sore.

Kebakaran tersebut persisnya berada di Kampung Atas Laut Malahing, RT 30, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Kabarnya, diduga dipicu oleh tungku kayu bakar yang belum sepenuhnya padam.

Peristiwa ini menghanguskan rumah milik Aslang hingga tak bersisa.

Ketua RT 30 Kampung Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Nasir, mengungkapkan sebelum kebakaran terjadi, istri Aslang sempat menggunakan tungku kayu bakar untuk memasak. 

Ia mengira, api di tungku tersebut sudah padam, sehingga pergi ke warung meninggalkan rumah.

“Dia kira api di tungku sudah mati. Tapi ternyata masih hidup dan menyambar bagian rumah, hingga akhirnya menyebabkan kebakaran besar,” ujar Nasir.

Kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 15.30 Wita, ketika warga melihat kepulan asap dari rumah korban. 

Mereka langsung berupaya memadamkan api, namun rumah berbahan kayu tersebut dengan cepat dilalap si jago merah, terlebih saat itu angin bertiup kencang.

Alat Sempat Tidak Berfungsi

Upaya pemadaman juga dilakukan menggunakan pompa air laut milik Disdamkartan. 

Namun, alat tersebut tidak berfungsi optimal karena mengalami kerusakan, tersendat. 

Akhirnya, warga secara gotong-royong menimba air laut untuk memadamkan api.

Akibat kebakaran ini, seluruh barang di rumah korban ludes terbakar. 

“Habis semua, termasuk baju sekolah anak-anaknya,” ujar Nasir.

Sebagai informasi, di rumah tersebut tinggal enam jiwa, yaitu Aslang, istrinya, dan keempat anak mereka. (*)

Baca Juga:   Kisah Perjuangan Merintis Bara Farm, Giatkan Pertanian Hidroponik Buah dan Sayuran di Bontang Kaltim