Penajam

Pj Bupati PPU Ungkap Capaian Pembangunan: Pendidikan, Kesehatan, hingga Pariwisata

452
×

Pj Bupati PPU Ungkap Capaian Pembangunan: Pendidikan, Kesehatan, hingga Pariwisata

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, memaparkan berbagai capaian pembangunan di wilayahnya dalam sebuah podcast yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Kamis (13/2/2025).

Ia mengungkapkan keberhasilan di sektor pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata yang menjadi prioritas daerah.

Zainal menyampaikan bahwa di sektor pendidikan, Pemkab PPU telah melakukan rehabilitasi sejumlah sekolah dan membangun gedung baru.

Upaya ini bertujuan meningkatkan kenyamanan peserta didik serta memastikan fasilitas pendidikan memenuhi standar yang ditetapkan.

Di bidang pariwisata, PPU terus mengembangkan destinasi unggulan seperti Pantai Sipakario, Rumah Adat Kuta Rekan Tatau, Pantai Corong, serta Ekowisata Mangrove Kampung Baru yang menjadi wisata mangrove pertama di Kalimantan Timur.

Selain itu, ada Gua Tapak Raja, Penangkaran Rusa, Pulau Gusung, dan berbagai objek wisata lainnya.

“PPU juga mendapat penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2024 kategori Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia untuk tingkat kabupaten/kota,” ujar Zainal, yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jansje Grace Makisurat.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) memberikan dampak positif bagi PPU, yang sebagian wilayahnya masuk dalam kawasan penyangga.

Beberapa proyek strategis yang sedang berjalan adalah pembangunan Jembatan Pulau Balang dan Bandara IKN di Kelurahan Gersik serta Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

“Harapan kami, ke depan ada infrastruktur penghubung khusus yang bisa mengintegrasikan Bandara IKN dan Jembatan Pulau Balang dengan wilayah PPU melalui Kelurahan Buluminung,” imbuhnya.

Di sektor kesehatan, Zainal menyampaikan bahwa PPU memiliki dua rumah sakit umum daerah, yakni RSUD RAPB dan RSUD Sepaku, yang terus mengalami peningkatan layanan.

Selain itu, terdapat 11 puskesmas yang tersebar di empat kecamatan, yang berfokus pada pelayanan promotif dan preventif, termasuk promosi kesehatan, perbaikan gizi, serta pencegahan stunting.

Baca Juga:   Pasien Belum Sehat Harus Dipulangkan, Jamaluddin Sebut BPJS Perlu Dikaji

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga berkomitmen menekan angka stunting dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kolaborasi antara Dinas Kesehatan, DP3A2KB, DPMD, Dinas Ketahanan Pangan, PUPR, kecamatan, dan kelurahan/desa menjadi kunci dalam upaya pencegahan stunting secara efektif.

Selain itu, PPU mendukung penuh Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digagas pemerintah pusat. Program ini bertujuan mendeteksi dini berbagai penyakit melalui skrining kesehatan yang menyasar bayi hingga lansia.

Untuk mendukung program ini, Pemkab PPU telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media serta menyiapkan tenaga kesehatan dan sarana yang memadai di puskesmas.

“Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat serta menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya. (*)