TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur (DPTPH Kaltim) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut hari besar keagamaan nasional (HBKN) bakal segera dilangsungkan dua hari.
Kegiatan bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
Sekretaris DPTPH Kaltim, Rini Susilowati menyampaikan, jadwal Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan pada Kamis 6 Maret dan Jumat 7 Maret 2025, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai di halaman kantor DPTPH Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
“Kegiatan bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di bawah harga pasar.
“Terutama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” ujar Rini yang dikutip Titiknol.id pada Rabu (5/3/2025).
Berbagai komoditas bakal disediakan dalam Gerakan Pangan Murah.
Di antaranya adalah:
- Cabai besar;
- Cabai keriting;
- Telur;
- Beras;
- Daging sapi segar;
- Daging sapi beku;
- Daging ayam;
- Sayur-mayur;
- dan buah-buahan hasil produksi petani binaan.
Untuk harga bahan pokok dalam kegiatan ini lebih rendah dibanding harga pasar. Perum Bulog akan menyediakan beras premium dan beras SPHP dengan harga Rp70 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp15 ribu per liter, serta gula pasir Rp18 ribu per kilogram.
Ada juga Dinas Peternakan menyediakan daging sapi segar seharga Rp150 ribu per kilogram, daging sapi beku Rp130 ribu per kilogram, dan telur ayam lokal Rp50 ribu per piring.
Selain itu, Dinas Kelautan dan Perikanan bersama mitra juga akan menyiapkan ikan segar, bawang merah seharga Rp37 ribu per kilogram dan bawang putih Rp40 ribu per kilogram.
Kegiatan juga merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Beberapa instansi yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi Bank Indonesia, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan di Kaltim.
“Gerakan Pangan Murah diinisiasi oleh DPTPH Kaltim bersama 10 Organisasi Perangkat Daerah (PD) dan sejumlah mitra,” katanya. (*)










