SamarindaTitiknolKaltim

Makna Filosofi Open House Idul Fitri Menurut Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni

464
×

Makna Filosofi Open House Idul Fitri Menurut Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Momen lebaran Idul Fitri biasanya diselingi dengan kegiatan Open House, tidak terkecuali di Kalimantan Timur. 

Kali ini, Sri Wahyuni, Sekdaprov Kaltim memberikan makna filosofis open house pada lebaran Idul Fitri. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengingatkan bahwa meskipun masih dalam cuti lebaran, para Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan tetap menjaga semangat kerja dan memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan pimpinan serta kerabat.

Jal itu disampaikannya saat menggelar open house pada Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah di rumah jabatan Jalan M Yamin, Gunung Kelua, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (31/3/2025).

“Momentum Idulfitri ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemprov Kaltim untuk semakin meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya via press rilis yang dikutip Titiknol.id.

Ia juga mengingatkan bahwa pada 8 April 2025, seluruh ASN sudah harus kembali bekerja dengan semangat baru guna menyukseskan program Kaltim Sukses menuju Generasi Emas.

Sekdaprov Kaltim, Sri Wahyuni menegaskan bahwa open house setiap Idulfitri menjadi tradisi penting untuk memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan antara unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Semoga dengan open house ini, kita dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hari yang fitri ini menjadi momen untuk berjabat tangan dan saling memaafkan,” ujarnya.

 Ia menekankan bahwa silaturahmi harus terus terjalin meskipun interaksi antara perangkat daerah dan masyarakat telah rutin dilakukan selama Ramadan.

“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkokoh hubungan baik yang telah terjalin,” tambahnya.

Sinergi Lintas Sektor Terjalin

Sekdaprov Kalimantan Timur, Sri Wahyuni berharap setelah Idulfitri, sinergi lintas sektor antara perangkat daerah dan pemangku kepentingan semakin solid.

Baca Juga:   Data Kemiskinan Ekstrim di Samarinda Dinilai Kurang Akurat, Deni Hakim: Perlu Verifikasi Mendalam

“Kami berharap kerja sama antara perangkat daerah dengan berbagai lembaga masyarakat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kalimantan Timur,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sikap ramah dan penuh kehangatan tidak hanya dilakukan saat Idulfitri, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Sri Wahyuni. (*)