Bontang

DPRD dan Dinas PUPR Bontang Sidak 7 Titik Banjir, Komitmen Cari Solusi Cepat

262
×

DPRD dan Dinas PUPR Bontang Sidak 7 Titik Banjir, Komitmen Cari Solusi Cepat

Sebarkan artikel ini
Sidak titik banjir, pemerintah serius dalam menangani masalah banjir yang ada di Bontang. TITIKNOL.ID /ANDRI SAPUTRA

TITIKNOL.ID, BONTANG – Komisi C DPRD Kota Bontang yang dipimpin oleh Ketua Komisi C, Alfin Rausan Fikry, bersama jajaran anggotanya dan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Mucholis Edy Prabowo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik rawan banjir, Selasa (8/4/2025).

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda beberapa wilayah di Kota Bontang.

Selain mendengar langsung keluhan warga, sidak ini juga bertujuan untuk mencari solusi bersama.

Anggota Komisi C, Muhammad Sahib, menyatakan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan banjir.

Ia berharap langkah-langkah konkret bisa segera diambil untuk mengatasi permasalahan yang ada.

“Pemerintah sangat serius dalam upaya penanggulangan banjir. Apa yang kita lakukan hari ini semoga bisa segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan secepatnya,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, rombongan mengunjungi tujuh titik yang memiliki permasalahan berbeda-beda, seperti drainase tersumbat, kondisi folder, serta pintu air yang memerlukan perbaikan segera.

Ketua Komisi C, Alfin Rausan Fikry, meminta kepada Dinas PUPR untuk segera melakukan survei menyeluruh serta mengidentifikasi permasalahan utama di masing-masing titik banjir tersebut.

“Kami minta PUPR melakukan survei dan identifikasi pokok permasalahan di titik-titik banjir agar dapat ditemukan solusi yang tepat dan cepat,” tegas Alfin.

Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

Dirinya menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Alfin pun mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan drainase yang menjadi jalur utama aliran air saat hujan.

Dengan langkah kolaboratif antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, diharapkan penanganan banjir di Kota Bontang bisa segera menunjukkan hasil nyata. (TN02)