TITIKNOL.ID – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian publik selama libur panjang Paskah 2025.
Dalam tiga hari, tercatat lebih dari 8.000 pengunjung memadati kawasan ini, menjadikannya salah satu destinasi wisata baru yang paling diminati di Kalimantan Timur.
Data dari Otorita IKN menyebutkan, jumlah pengunjung tertinggi terjadi pada Sabtu, 19 April 2025, yakni sebanyak 3.120 orang.
Sedangkan pada Jumat (18/4) tercatat 2.954 orang dan Minggu (20/4) sebanyak 1.720 orang.
Wisatawan datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara seperti Jepang, Australia, Prancis, hingga Denmark.
Meski terjadi lonjakan jumlah pengunjung, Otorita IKN memastikan seluruh pelayanan tetap berjalan lancar.
Direktur Pengendalian Penyelenggaraan Pemerintahan dan Perizinan Pembangunan (P5) Otorita IKN, Kuswanto, mengungkapkan bahwa semua pengunjung dilayani secara optimal oleh tim yang telah disiapkan sejak awal.
Tim pelayanan tersebut dibentuk oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi.
Tim gabungan ini terdiri dari petugas Otorita IKN, TNI, Polri, tenaga medis, kru bus dari Bluebird Group, serta relawan pemandu wisata yang telah dilatih secara khusus.
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan aman. Ini bukti kerja sama lintas instansi berjalan sangat baik,” ujar Kuswanto.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan demi menjaga kawasan strategis nasional tersebut dari gangguan dan potensi masalah saat kunjungan massal.
Para wisatawan, baik lokal maupun asing, disebut sangat antusias dan terkesan dengan progres pembangunan IKN.
Konsep pembangunan ramah lingkungan menjadi daya tarik tersendiri, membuat banyak pengunjung menyatakan niat untuk kembali melihat perkembangan IKN di masa mendatang.
Untuk menjaga ketertiban dan keamanan kunjungan, Otorita IKN mewajibkan setiap pengunjung mendaftar melalui aplikasi IKNOW yang tersedia di Google Play Store.
Setelah mendaftar dan mendapat barcode, pengunjung harus menukarnya dengan nomor antrean bus resmi yang telah disediakan.
Enam armada bus disiapkan untuk melayani pengunjung selama berada di kawasan KIPP IKN.
Mulai dari pendaftaran, transportasi, hingga perjalanan pulang, seluruh layanan ini diberikan secara gratis demi memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan.
Salah satu pengunjung asal Jawa Tengah, Irwandi, mengaku puas dengan pelayanan dan fasilitas di IKN. Ia juga menepis isu negatif tentang proyek mangkrak.
“Saya terkesan. IKN sangat berkembang dan jauh dari isu-isu yang beredar. Ini proyek besar yang layak didukung,” tuturnya. (*)










