Penajam

Dukung Ketahanan Pangan, Sujiati Minta Kembalikan Fungsi Bendung Gerak Telake sebagai Solusi Pertanian Jangka Panjang

332
×

Dukung Ketahanan Pangan, Sujiati Minta Kembalikan Fungsi Bendung Gerak Telake sebagai Solusi Pertanian Jangka Panjang

Sebarkan artikel ini
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Sujiati mendukung ketahanan pangan dengan mengembalikan bendung gerak talake jadi solusi pertanian jangka panjang

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati memohon kepada pemerintah pusat agar segera mengambil langkah percepatan pembangunan Bendung Gerak Telake.

Pasalnya, untuk mendukung ketahanan pangan melalui larangan alih fungsi lahan pertanian selayaknya patut diimbangi dengan sistem irigasi yang baik demi mencapai keberhasilan pertanian.

“Ketersediaan air yang cukup adalah kunci utama keberhasilan di sektor pertanian. Larangan alih fungsi lahan harus didukung dengan sistem irigasi yang baik. Dengan berjalannya proyek krusial ini, maka Bendung Telake itu bukan hanya menunjang sistem pengairan lahan pertanian di wilayah PPU tetapi juga Kabupaten Paser,” ungkap Sujiati, Kamis (22/5/2025).

Ia menegaskan, selama ini banyak bantuan pompa air yang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena tidak didukung dengan ketersediaan sumber air yang cukup.

“Pompa air mau disalurkan ke PPU tapi kalau sumber airnya tidak ada, bagaimana? irigasinya yang penting. Maka kami mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi secepatnya supaya pembangunan tersebut diproses,” kata dia.

Menurutnya, Bendung Gerak Telake adalah solusi jangka panjang dan berkelanjutan, ketimbang penggunaan air tanah seperti dari sumur bor yang dinilainya kurang efektif.

“Kalau air bor sampai dimana kemampuannya, juga air bor cenderung tinggi tingkat keasamannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sujiati mengatakan dukungan terhadap percepatan pembangunan Bendung Telake juga datang dari Bupati PPU.

Saat kunjungan kerja Menteri Pertanian ke Babulu beberapa waktu lalu, pihaknya sempat menyampaikan permohonan tersebut langsung kepada Mentan Amran.

“Sama seperti saya, pak Bupati pun mendorong hal yang sama. Beliau minta agar secepatnya Bendung Telake direalisasikan. Bersama Menteri Pertanian, kesempatan itu tidak kami sia-siakan, kami sampaikan langsung pada saat itu,” tambahnya.

Baca Juga:   Rakornas Bapemperda DPRD se Indonesia di Berau, Marbun: Akselarasi Percepat Penyusunan Perda

Selama ini petani hanya memanfaatkan tadah hujan. Dengan mengembalikan fungsi bendung Gerak Telake, diharapkan sistem irigasi pertanian di PPU menjadi lebih terjamin sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

(TN01)