SamarindaTitiknolKaltim

14 Sekolah Vokasi Kejuruan di Samarinda Berkualitas Unggul, Jurusan Teknis hingga Non-teknis

239
×

14 Sekolah Vokasi Kejuruan di Samarinda Berkualitas Unggul, Jurusan Teknis hingga Non-teknis

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN NASIONAL - Ilustrasi sistem pendidikan baru.

TITINOL.ID, SAMARINDA – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda terus memperkuat perannya sebagai pusat pelatihan kerja yang unggul di Kalimantan Timur. 

Dengan didukung puluhan instruktur bersertifikat, balai ini membuka peluang peningkatan kompetensi bagi ribuan pencari kerja, khususnya di sektor tambang yang saat ini sangat diminati.

Kepala BPVP Samarinda, Eka Cahyana Adi, mengungkapkan bahwa tenaga pengajar di balai pelatihan ini bukan hanya berjumlah besar, tetapi juga memiliki kualitas yang telah teruji.

“Total untuk pengajar di tempat kita ada 41 orang. Dan plus pegawai, kalau berikut dengan pegawai totalnya itu kurang lebih ada 64 orang,” ujarnya, Sabtu (12/7/2025)

Eka menambahkan, seluruh instruktur di BPVP Samarinda merupakan tenaga profesional yang memiliki sertifikat kompetensi.

Hal ini menjadi jaminan mutu pelatihan, sekaligus modal kepercayaan untuk melayani pelatihan di luar institusi.

“Jadi masing-masing instruktur kita menyebutnya ya untuk pengajar, instruktur ini memiliki sertifikat kompetensi. Jadi nggak diragukan lagi kalau memang dia bisa dimintakan untuk mengajar yang non-institusional keluar,” katanya.

Hingga kini, BPVP Samarinda memiliki 14 kejuruan yang mencakup bidang teknis maupun non-teknis.  

Kejuruan tersebut antara lain pelatihan pendingin (refrigerasi), mekanik alat berat, pengelasan (welding), otomotif roda dua dan empat, mesin bubut dan CNC, manufaktur, menjahit dan desain busana, teknologi informasi, bisnis dan manajemen, hingga pelatihan bangunan dan mebel (furniture).

Selain itu, BPVP juga membuka pelatihan di bidang perhotelan dan pariwisata seperti housekeeping, layanan restoran, hingga barista.

Pelatihan barista dan pembuatan kue bahkan banyak diminati oleh para ibu rumah tangga yang ingin terjun ke dunia UMKM.

Namun di antara semua kejuruan tersebut, pelatihan operator alat berat menjadi primadona karena tingginya kebutuhan di sektor pertambangan Kalimantan Timur.

Baca Juga:   Bupati Mudyat Noor Minta PPU Jadi Prioritas RPJMD Kaltim, Soroti Program Gratis Pol Tak Sentuh Mahasiswa di Daerah

“Nah ini yang paling diminati karena operator alat berat kita kan banyak di sektor tambang itu operator-operator eksavator welluder kemudian crane kita crane juga ada overhead crane ada mobil crane truck,” tutur Eka.

Setiap pelatihan di BPVP Samarinda tidak dipungut biaya alias gratis. Sayangnya, keterbatasan publikasi membuat masyarakat belum sepenuhnya mengetahui kesempatan ini.

Karena itu, Eka sangat terbuka dengan dukungan media dalam menyebarluaskan informasi ini.

Tak hanya melayani individu, BPVP Samarinda juga terbuka bekerja sama dengan instansi lain.

Salah satunya, kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mendukung program Sekolah Rakyat.

“Contoh ada kementerian sosial membutuhkan sarana dan prasarana untuk sekolah rakyat. Nah kita akomodir. Makanya sekolah rakyat kita siapkan tempat silakan mau digunakan,” katanya. (*)