TITIKNOL.ID, TANA PASER – Gedung Sekolah Dasar Negeri 021 Kuaro di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur terbakar.
Kontan kondisi ini, beberapa ruang kelas hangus, hingga harus 5 mobil pemadam diterjunkan untuk pemadaman api.
Peristiwa kebakaran SDN 021, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur tersebut terjadi pada Minggu (20/7/2025) dini hari.
Insiden yang terjadi di Jalan Kendarom-Rangan, RT 9, Desa Kendarom itu menghanguskan tiga ruang kelas dan satu gudang milik sekolah.
Bangunan sekolah yang terbakar memiliki luas sekitar 30×8 meter.
Api pertama kali terlihat dari bagian atap bangunan, sebagaimana informasi yang diperoleh anggota BPBD Paser dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kobaran api dengan cepat menyebar karena mayoritas struktur bangunan SDN 021 masih menggunakan bahan kayu, sehingga memicu kondisi yang sangat mudah terbakar.
“Setelah mendengar kabar kebakaran, warga dan pihak sekolah bergegas menyelamatkan barang, peralatan, dan dokumen sekolah,” kata Komandan Rescue BPBD Paser, Marwansyah yang akrab disapa Kiwong saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2025).
Mendapati api mulai membesar, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mencegah meluasnya kobaran api ke bangunan lain di sekitar lingkungan sekolah.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang berkobar.
Setelah upaya penanganan selama kurang lebih 60 menit, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lain yang berdekatan.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menyebar luas ke bagian sisi bangunan yang lainnya,” tandasnya.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab utama kebakaran.
Namun, dugaan sementara percikan api berasal dari korsleting listrik pada bagian bangunan.
Kapolsek Kuaro, Iptu Gazali, membenarkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena saat kebakaran terjadi, sekolah sedang dalam kondisi kosong.
“Identifikasi sementara karena korsleting listrik. Pada saat kejadian, kondisi sekolah dalam kondisi kosong tidak ada orang,” ungkap Gazali. (*)












