Titiknol IKN

Tanggapi Rencana Pemindahan ASN ke IKN, KemenPAN-RB: Masih Tahap Kajian

316
×

Tanggapi Rencana Pemindahan ASN ke IKN, KemenPAN-RB: Masih Tahap Kajian

Sebarkan artikel ini
Rumah Susun (Rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pertahanan dan Keamanan (Hankam) di Ibu Kota Nusantara (IKN).(Dok. Kementerian PKP)

TITIKNOL.ID – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) angkat bicara terkait rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
‎
‎Sebelumnya, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa pemindahan ASN akan dilakukan secara bertahap.
‎
‎Dalam tahap awal, sebanyak 15 kementerian direncanakan akan memindahkan pegawainya ke IKN dalam waktu dekat.
‎
‎”Kementerian PANRB telah merancang pemindahan aparatur sipil negara dari 15 kementerian ke IKN sebagai bagian dari strategi pemindahan bertahap instansi pusat ke Nusantara,” kata Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (31/7/2025).
‎
‎Menanggapi hal itu, Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Aba Subagja, menegaskan bahwa rencana tersebut masih berada pada tahap kajian dan penyesuaian.
‎
‎Menurutnya, proses ini harus memperhitungkan perubahan struktur kelembagaan pemerintah pusat.
‎
‎”Itu masih dikaji. Kan kita ada perubahan lembaga, skenarionya pasti berubah. Tadinya kementeriannya berapa, jadi berapa, towernya kan harus menyesuaikan,” ujar Aba kepada wartawan di Gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
‎
‎KemenPAN-RB saat ini juga tengah memetakan tower khusus untuk menampung para ASN yang akan bertugas di IKN.
‎
‎Selain itu, diperlukan regulasi yang mengatur mekanisme mutasi PNS ke ibu kota baru.
‎
‎”Salah satunya regulasinya Perpres (Peraturan Presiden) pemindahan ASN, TNI, dan Polri di IKN,” terang Aba.
‎
‎Namun, Aba belum memastikan kapan Perpres tersebut akan rampung.

Ia menilai, proses penyusunan aturan ini membutuhkan waktu panjang karena melibatkan banyak instansi lintas sektor.
‎
‎”Masih dikaji, masih dihitung berapa jumlahnya. Karena ada yang prioritas,” pungkasnya. (*/)