Titiknol IKN

‎Wapres Gibran Pastikan Pembangunan IKN Berlanjut: Simbol Pemerataan, Bukan Lagi Jawa Sentris

252
×

‎Wapres Gibran Pastikan Pembangunan IKN Berlanjut: Simbol Pemerataan, Bukan Lagi Jawa Sentris

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Rabu (28/5/2025). Gibran didampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.(OIKN)

TITIKNOL.ID – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan terus dilanjutkan hingga rampung.

‎Hal itu disampaikan Gibran di hadapan warga Dayak saat menghadiri perayaan ulang tahun Ketua Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Pangalangok Jilah di Patih Patinggi, Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (23/8/2025).

‎Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan komitmen pemerintah terhadap proyek strategis nasional tersebut.

‎Menurutnya, pembangunan IKN tidak hanya menjadi agenda besar, tetapi juga simbol penting bagi pemerataan pembangunan di Indonesia.

‎”Saya yakinkan sekali lagi, saya tegaskan sekali lagi, yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya,” kata Gibran, dikutip dari video yang ditayangkan KompasTV.

‎Gibran juga menceritakan pengalamannya saat berkunjung langsung ke kawasan IKN pada bulan lalu. Dari hasil tinjauan itu, ia memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan pemerintah.

‎“Baru sebulan yang lalu saya mampir ke IKN. Pembangunannya sudah baik, on progress semua, tinggal nanti membangun kawasan yudikatif dan legislatif,” ungkap putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut.

‎Menurut mantan Wali Kota Solo itu, sejumlah infrastruktur inti di IKN sudah berdiri dan berfungsi. Hanya beberapa kawasan penting yang kini masih dalam tahap pembangunan untuk melengkapi pusat pemerintahan baru.

‎Ia menegaskan, proyek IKN bukan sekadar membangun istana dan fasilitas pemerintahan, tetapi lebih dari itu, menjadi simbol pemerataan pembangunan di Indonesia.

‎“Jadi, IKN ini bukan hanya sekadar membangun Istana, tetapi juga simbol, sekali lagi simbol pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa sentris,” ucap Gibran.

‎Dengan kehadiran IKN di Kalimantan Timur, pemerintah berharap tercipta keseimbangan pembangunan antarwilayah.

Baca Juga:   Bersama Keluarga, Calon Bupati PPU Hamdam Pongrewa Ikut Memilih di TPS Dekat Rumah

Hal ini juga sekaligus menjawab harapan masyarakat luar Jawa yang selama ini ingin lebih diperhatikan dalam pembangunan nasional.

‎Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut memerintahkan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono untuk mempercepat pembangunan IKN.

‎Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut Prabowo memberikan agar seluruh sarana dan prasarana di IKN dapat siap untuk menjalankan pemerintahan dalam waktu 3 tahun.

‎”Sekarang otorita IKN sedang bekerja keras diminta oleh Bapak Presiden untuk sesegera mungkin menyelesaikan,” kata Prasetyo di Jakarta pada Jumat (25/7/2025).

‎”Kemarin hitung-hitungannya kurang lebih kita berharap dalam 3 tahun ke depan bisa selesai sarana-prasarana yang diperlukan untuk menjalankan pemerintahan.”

‎Prasetyo menuturkan, sarana prasarana itu harus ada sebelum presiden menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan ibu kota.

‎Nantinya, IKN bakal digunakan untuk fungsi-fungsi eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

‎”Ini adalah sarana-prasarana, syarat yang kita merasa ini harus ada sebelum kita memutuskan atau Bapak Presiden menandatangani Keppres Pemindahan Ibu Kota,” ucap Prasetyo. (*/)