TITIKNOL.ID – Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025.
Salah satu poin penting dalam beleid ini adalah pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Perpres yang diteken pada 30 Juni 2025 itu menegaskan target menjadikan IKN sebagai Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028.
Untuk mendukung target tersebut, sebanyak 1.700 hingga 4.100 ASN akan dipindahkan dan bertugas di kawasan baru tersebut.
“Jumlah pemindahan dan/atau penugasan ASN ke Ibu Kota Nusantara mencapai 1.700–4.100 orang,” demikian bunyi beleid yang dikutip, Jumat (19/9/2025).
Selain pemindahan ASN, aturan itu juga mengatur tentang pengembangan layanan kota cerdas di IKN yang ditargetkan mencapai 25%.
Penyelenggaraan sistem pemerintahan cerdas di kawasan IKN menjadi salah satu instrumen pendukung pemindahan pusat pemerintahan.
Perencanaan dan pembangunan kawasan IKN difokuskan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya.
Luas area yang akan dibangun ditargetkan mencapai 800–850 hektare, mencakup perkantoran, hunian, hingga sarana penunjang.
Pemerintah juga menetapkan target pembangunan gedung perkantoran di IKN sebesar 20% dan pembangunan hunian layak, terjangkau, serta berkelanjutan mencapai 50%.
Dengan begitu, kebutuhan dasar ASN dan masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut dapat terpenuhi.
Tak hanya itu, cakupan ketersediaan sarana dan prasarana dasar di kawasan IKN juga ditargetkan mencapai 50%.
Sementara itu, indeks aksesibilitas dan konektivitas kawasan IKN diproyeksikan mencapai 0,74.
“Untuk terbangunnya kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya, dilakukan perencanaan dan penataan ruang Kawasan Inti Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya,” demikian tertuang dalam Perpres tersebut.
Dengan berbagai target tersebut, pemerintah berharap pemindahan ASN sekaligus pembangunan kawasan inti IKN dapat berjalan selaras, sehingga IKN benar-benar siap berfungsi sebagai pusat politik nasional pada 2028 mendatang. (*)










