BontangTitiknolKaltim

Bontang Menuju Kota Cerdas, Pemkot Genjot Pemerataan Internet hingga Pesisir Terluar

174
×

Bontang Menuju Kota Cerdas, Pemkot Genjot Pemerataan Internet hingga Pesisir Terluar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi berselancar internet di media sosial. Wadah media sosial ini jadi bagian sarana yang kadang jadi tempat ujaran kebencian. Gunakan media sosial untuk hal yang positif.

TITIKNOL.ID, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus mempercepat pemerataan akses internet di seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat digitalisasi secara merata, tanpa kesenjangan teknologi.

Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa pemerataan jaringan internet merupakan salah satu fokus utama pembangunan daerah.

“Kami ingin semua warga Bontang, tanpa terkecuali, bisa menikmati layanan internet yang layak. Ini kebutuhan mendasar, bukan sekadar fasilitas,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Menurut Neni, di era digital saat ini, akses internet telah menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berinteraksi.

Ia mengakui masih ada beberapa titik di wilayah Bontang Lestari, Tihi-Tihi, dan Melahing yang belum sepenuhnya terjangkau sinyal.

Wi-Fi Gratis untuk Wilayah Blank Spot

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkot Bontang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam program Wi-Fi gratis bagi wilayah blank spot. Program ini diharapkan mampu menutup kesenjangan akses digital, terutama di daerah pesisir yang sulit dijangkau operator komersial.

Selain itu, Wali Kota juga telah menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk mempercepat pemetaan kebutuhan infrastruktur jaringan dan memperkuat koordinasi dengan penyedia layanan internet.

“Kami sudah minta dinas terkait mempercepat pemetaan lokasi prioritas agar pembangunan jaringan bisa tepat sasaran,” kata Neni.

Komitmen Tidak Surut

Neni mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan utama dalam memperluas jangkauan internet.

Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah program digitalisasi sempat tertunda.

Meski demikian, Pemkot Bontang memastikan upaya pemerataan akses digital tidak akan berhenti.

Pemerintah daerah kini tengah mengajukan dukungan pembiayaan tambahan dari APBD Provinsi, agar program digitalisasi dapat berjalan berkelanjutan.

Baca Juga:   DKUMPP Bontang Gelar Stabilisasi Harga BOPAKTING, Warga Bisa Dapat Sembako Lebih Murah

“Kami tetap berkomitmen mencari solusi bersama provinsi dan pusat. Ini bukan proyek jangka pendek, tapi bagian dari visi Bontang menuju kota cerdas,” tegasnya.

Target 100 Persen Terhubung

Saat ini, cakupan jaringan internet di Kota Bontang telah mencapai sekitar 75 persen.

Pemerintah menargetkan dalam dua tahun ke depan, seluruh wilayah Bontang sudah terhubung dengan jaringan internet yang stabil, cepat, dan merata.

“Kami ingin tidak ada lagi wilayah yang tertinggal secara digital. Semua warga harus punya kesempatan yang sama untuk berkembang di era teknologi,” pungkas Neni. (*)