TITIKNOL.ID, PENAJAM – Wakil Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU agar aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pemerintah desa.
Hal itu disampaikannya usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah desa dengan pihak ketiga, dalam kegiatan Expose Pengembangan Kerjasama Desa dengan Pihak Ketiga Tahun 2025 yang difasilitasi oleh DPMD Provinsi Kalimantan Timur, belum lama ini.
Menurut Waris, peran desa sangat penting dalam sistem pemerintahan dan pembangunan nasional.
“Bukan hanya unit administratif, desa juga pusat kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat. Lewat kemitraan ini, harapannya desa memperoleh akses terhadap teknologi, pengetahuan, pendampingan, dan investasi,” ujar Waris.
Kolaborasi antara desa dengan pihak ketiga, baik sektor swasta dan lembaga pendidikan harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
“Jangan hanya seremoni simbolis. Harapannya benar-benar diwujudkan dalam program nyata di lapangan. Satu atau dua tahun ke depan, masyarakat desa di PPU harus sejahtera,” lanjutnya.
Selain itu, Kepala desa didorong untuk berinovasi membangun desanya masing-masing. Sementara pemda dan dinas terkait akan menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan ekonomi desa.
Pada kesempatan yang sama, Kepala DPMD Kaltim, Puguh Harjanto mengungkapkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam rangka pengembangan desa, tak terkecuali perusahaan yang beroperasi di wilayah desa.
“Sudah seharusnya perusahaan membangun kemitraan strategis dengan desa sekitarnya,” ucapnya.
Ia berharap dengan kerjasama yang inklusif, akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru di tingkat desa yang dapat memperkuat struktur ekonomi daerah.
“Kita semua menjadi bagian penting dalam akselerasi ini. Kerja sama antara desa dan pihak ketiga harus membentuk hubungan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan,” tutupnya.
(TN01)












