TitiknolOpini

Apa Guna Pohon Acalypha Wilkesiana di Gala Puncak Balikpapan

124
×

Apa Guna Pohon Acalypha Wilkesiana di Gala Puncak Balikpapan

Sebarkan artikel ini
GALA PUNCAK BALIKPAPAN - Kondisi tanaman Acalypha wilkesiana yang hidup total di The Gala Puncak Balikpapan, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu 20 Desember 2025 pagi.Tanaman Acalypha wilkesiana ini sudah lama tumbuh di The Gala Puncak, sekitar empat tahun lalu menghuni meramaikan lingkungan tempat tinggal di salah satu gang Perum Pesona Bukit Batuah ini. 

Oleh: Budi Susilo, pegiat lingkungan Gala Puncak

Bulir hujan semalam masih menempel erat pada lapisan daun merah Acalypha wilkesiana yang hidup total di The Gala Puncak Balikpapan, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu 20 Desember 2025 pagi.

Inilah hadiah terindah dari hujan, turun penuh berkah, hujan mengguyur deras bukan pembawa bencana bagi kita. 

Segar, enak mata memandang, itulah tanaman yang disebut Acalypha wilkesiana. Beningnya bulir seakan menghapus dahaga kerusakan alam yang sering tersaji dalam layar kaca ponsel media sosial. 

Warnanya yang kontras, bisa turunkan tingkat stres, cuci mata tidak perlu jauh-jauh lagi ke mall atau Grand City Balikpapan. 

Acalypha wilkesiana sudah lama tumbuh di Gala Puncak, sekitar empat tahun lalu menghuni meramaikan lingkungan tempat tinggal di gang Perum Pesona Bukit Batuah ini. 

Itu Acalypha wilkesiana, tanaman semak hijau abadi yang berasal dari Fiji dan pulau-pulau Pasifik Selatan di sekitarnya.

Cirinya daunnya besar, lebar dengan gerigi di sekitar tepinya, dan memiliki warna yang beragam, seperti hijau tembaga dengan percikan merah. Tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman hias atau pagar.

Mengikat Tanah Cegah Erosi

Saat didatangi tamu angin, Acalypha wilkesiana menari-nari indah, lentur lemah gemulai, tidak jadi ancaman untuk ambruk menimpa benda di bawahnya.

Baca Juga:   Bayang-bayang Ketakutan Warga di Muara Rapak Balikpapan, Pemkot Berkesan Lalai

Hadirnya Acalypha wilkesiana di Gala Puncak, bukan sekadar muncul dan mejeng pamerkan keanggunannya.

Terlepas dari ini, melihat lebih mendalam dalam kajian ilmu biologi flora, disebut, Acalypha wilkesiana memiliki sistem perakaran yang rapat dan kuat.

Dalam ekosistem taman atau lahan terbuka, akar ini berfungsi mencegah Erosi. Mengikat butiran tanah agar tidak mudah tergerus air hujan, terutama jika ditanam sebagai pagar hidup atau pembatas lahan.

Meresap Air Hujan

Tidak hanya itu, Acalypha wilkesiana membantu memperbaiki struktur tanah sehingga air hujan lebih mudah meresap ke dalam tanah atau infiltrasi daripada menjadi air larian, cegah limpahan agar tidak banjir dan tanah tidak longsor.

Jasanya pun besar juga dalam hal memberi keuntungan bagi manusia karena punya sepak terjang untuk menyaring udara kotor. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk memperbaiki kualitas udara.

Lantaran melalui fotosintesis, tanaman ini menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen secara efisien karena volume daunnya yang rimbun. 

Tekstur daun dan kerapatannya berfungsi sebagai penyaring fisik yang menjerat partikel debu dan polutan kendaraan bermotor di area gang Perum Pesona Bukit Batuah Balikpapan.

Acalypha wilkesiana tumbuh subur di Gala Puncak Balikpapan. Daunnya merah indah dipandang mata. Bukan sekadar hidup berdiri tegak, ada segudang daya guna untuk alam semesta. Salam lestari. 

(*)