Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam saat meninjau ruang pelayanan Perumda Danum Taka, Selasa (12/9/2023). TITIKNOL.ID
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam meresmikan kantor pelayanan Perumda Danum Taka, Selasa (12/9/2023).
Selain itu, Hamdam juga meluncurkan program hibah 100 sambungan rumah di Penajam tepatnya di Jalan Raden Sukma, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam.
Direktur Perumda Damum Taka, Abdul Rasyid menjelaskan, program hibah 100 sambungan rumah ini merupakan program Bupati Hamdam, untuk memberikan pelananan air bersih kepada masyarakat khususnya di Jalan Raden Sukma atau di Kerok.
Ia mengungkapkan sudah puluhan tahun masyarakat di 3 RT di tempat tersebut tak menikmati air bersih dari Perumda Danum Taka.
“Sekarang program itu sudah berjalan dan sudah tersambung 75 persen, dan mudah-mudahan sebelum jabatan pak bupati berakhir sudah bisa 100 persen,” katanya.
Selain itu lanjutnya, pihaknya juga sudah membuat program untuk tahun depan masyarakat pesisir khususnya di Tanjung Tengah, Saloloang dan Pejala juga akan mendapatkan sambungan air bersih.
Bahkan program ini akan mulai dilakukan pada awal tahun depan memasangan jaringan pipaisasi dan 1.500 sambungan rumah bagi masyarakat pesisir.
Bukan hanya itu, pihaknya juga sedang menunggu Instruksi Presiden terkait dengan bantuan untuk pemasangan SR dan jaringan air bersih.
“Kalau Inpres itu turun maka sekitar 5.000 akan dilakukan pemasangan baru dan kegiatan ini langsung dikelola pemerintah pusat,” ujarnya.
Dapat Dana Hibah Rp1 Miliar dari Australia
Dalam kesempatan ini, Perumda Danum Taka Abdul Rasyid juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima dana hibah dari Pemerintah Australia Rp1 miliar 15 juta.
Bantuan ini sudah diterima selama 3 tahun berturut-turut dan diharapkan tahun depan dana hibah akan kembali diberikan kepada Perumda Danum Taka.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam saat menyerahkan stiker program hibah sambungan rumah kepada perwakilan masyarakat, Selasa (12/9/2023)
“Kami juga membeli pompa boster dan kebutuhan lainnya,” katanya.
Rasyid juga menyampaikan bahwa pihaknya juga membangun ruang pertemuan dan ruangan arsip yang menggunakan dana hibah tersebut.
Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan persiapan untuk penambahan pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) di Kecamatan Sepaku, karena akan mensyuplai air bersih ke WTP hunian pekerja IKN Nusantara.
Masih Kendala Air Baku
Bupati PPU Hamdam mengatakan bahwa sampai sekarang Perumda Danum Taka masih kesulitan penyediaan air baku.
Namun demikian, ia mengaku bersyukur karena kerja sama dengan Pertamina untuk pinjam pakai lahan Bendungan Lawe-lawe sudah disetujui selama 5 tahun mendatang.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan lagi pembangunan Bendungan Lawe-Lawe,” katanya.
Hamdam mengatakan, pihaknya juga sudah memiliki rancangan bersama Pertamina agar bendungan tersebut bisa dikelola bersama, sehingga tidak perlu lagi ada pinjam pakai.
“Ini masih dibicarakan agar nanti bisa dikelola bersama-sama. Bisa nanti jadi objek wisata dan usaha masyarakat lainnya. Jadi Pemkab PPU dan Pertamina sama-sama mengelola bendungan tersebut,” katanya.
Mengenai jaringan air bersih di wilayah pesisir, Hamdam mengatakan tahun depan kemungkinan akan dikucurkan anggaran Rp40 miliar dari APBD Provinsi Kaltim. (*)












