Penajam

Kabar Baik bagi Warga Babulu dan Penajam, 800 Sambungan Rumah Air Bersih Gratis Tahun Ini

56
×

Kabar Baik bagi Warga Babulu dan Penajam, 800 Sambungan Rumah Air Bersih Gratis Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

Pada tahun 2026 ini, total anggaran sebesar Rp20 miliar dialokasikan untuk penguatan jaringan perpipaan dan pemasangan Sambungan Rumah (SR) gratis bagi masyarakat

ALOKASIKAN – Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) PPU, Abdul Rasyid. Ia mengatakan pada tahun 2026 ini, total anggaran sebesar Rp20 miliar dialokasikan untuk penguatan jaringan perpipaan dan pemasangan Sambungan Rumah (SR) gratis bagi masyarakat. (TITIKNOL.ID/CINDY)

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar air bersih meski di tengah keterbatasan ruang fiskal.

Pada tahun 2026 ini, total anggaran sebesar Rp20 miliar dialokasikan untuk penguatan jaringan perpipaan dan pemasangan Sambungan Rumah (SR) gratis bagi masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) PPU, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa komitmen pemerintah daerah tetap kuat dalam menjamin akses air bersih bagi warga, khususnya di wilayah pesisir.

“Walaupun anggaran terbatas, program kebutuhan dasar air bersih tidak boleh ditiadakan. Tahun ini, fokus kita adalah pemasangan sambungan rumah gratis untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” ujar Rasyid, Selasa (24/3/2026).

Program SR gratis ini mendapatkan alokasi Rp2 miliar dari Pemkab PPU yang menyasar 800 pelanggan kategori R2 di dua kecamatan, yakni Babulu dan Penajam.

Wilayah prioritas mencakup kawasan pesisir seperti Babulu Laut, Saloloang, Tanjung Tengah, hingga Pantai Corong.

Langkah ini dinilai sangat meringankan beban warga, mengingat biaya pemasangan reguler mencapai Rp2,6 juta per pelanggan.

Dalam pelaksanaannya, Perumda AMDT bertugas menyediakan data penerima manfaat, sementara pengerjaan teknis dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU.

Selain dukungan daerah, penguatan infrastruktur ini juga mendapat sokongan bantuan keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebesar Rp17 miliar.

Dana tersebut akan difokuskan untuk pembangunan jaringan perpipaan strategis.

“Anggaran provinsi diarahkan untuk optimalisasi jalur distribusi Babulu-Petung serta Penajam menuju Sotek atau Maridan. Saat ini progresnya kemungkinan sudah masuk tahap lelang di Dinas PU,” tambah Rasyid.

Baca Juga:   Pembangunan IKN Minim Sumbangsih untuk PPU, Bupati Usul Skema CSR Diterapkan

Dengan kombinasi anggaran daerah dan provinsi ini, diharapkan distribusi air bersih di Kabupaten PPU semakin merata dan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal. (TN01)