TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kebutuhan dokter dan guru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih belum terpenuhi. Di sisi lain, kepastian pembukaan seleksi CPNS 2027 juga belum jelas.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan kebutuhan ASN di daerah saat ini masih didominasi sektor kesehatan dan pendidikan. Namun, pemenuhan tenaga itu masih terkendala.
“Yang kita butuhkan banyak, terutama dokter dan guru. Kemarin sempat dibuka CPNS dokter, tapi tidak ada yang daftar,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Ia menilai minat tenaga medis ke daerah belum tinggi, ditambah kemampuan anggaran yang belum cukup untuk menawarkan insentif lebih.
Kondisi ini juga diiringi dengan belanja pegawai APBD PPU yang sudah mencapai sekitar 47 persen, melampaui batas 30 persen.
“Ini menjadi polemik yang masih kita bahas,” katanya.
Olehnya itu, pemerintah daerah dirasa perlu berhati-hati membuka rekrutmen baru, meski kebutuhan tenaga di layanan dasar cukup mendesak.
Pemkab PPU sendiri sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB dan Kementerian Dalam Negeri terkait kebijakan kepegawaian.
“Sudah ada diskusi, nanti ada pertemuan lanjutan,” ujarnya.
Untuk seleksi CPNS 2027, Pemkab PPU masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
“Belum tahu apakah 2027 ada atau tidak. Harapannya tetap ada, terutama untuk dokter dan guru,” pungkasnya.
(TN01)












