TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan usulan pelebaran ruas jalan nasional yang selama ini diperjuangkan mulai ditindaklanjuti pemerintah pusat.
Salah satu proyek yang kini memasuki tahap proses adalah pelebaran jalan nasional pada ruas Penajam–Paser.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan percepatan penanganan ruas tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara pemerintah daerah dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurutnya, pemerintah daerah menekankan bahwa kebutuhan pelebaran jalan tidak hanya didasarkan pada kondisi fisik jalan, tetapi juga pada tingginya volume lalu lintas.
”Alhamdulillah sekarang Penajam sampai Paser lagi proses pelebaran jalan,” kata Mudyat. Rabu (01/07/2026).
Ia menjelaskan, dalam pembahasan sebelumnya, ruas jalan nasional di PPU mendapat penilaian sekitar 94 persen dalam kondisi baik.
Namun, menurut Pemkab PPU, indikator tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan.
”Kita berdebat bukan karena jalannya jelek. Yang kita sampaikan itu tingkat kepadatan lalu lintas. PPU rata-rata hanya punya satu jalur yang menjadi akses utama masyarakat,” ujarnya.
Mudyat menuturkan, jalan nasional di PPU merupakan jalur strategis yang menghubungkan aktivitas antarwilayah hingga antarprovinsi.
Tingginya mobilitas kendaraan membuat kapasitas jalan menjadi persoalan utama yang tidak bisa diukur hanya dari kualitas permukaan jalan.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pelebaran jalan agar kapasitasnya mampu mengimbangi peningkatan arus kendaraan, terutama seiring berkembangnya aktivitas ekonomi dan keberadaan kawasan strategis di sekitar PPU.
”Yang kita dorong bukan sekadar jalan baik, tapi kapasitas jalannya juga harus sesuai dengan volume kendaraan yang melintas,” tegasnya.
Selain meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, pelebaran jalan juga diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan akibat kepadatan kendaraan di jalur utama tersebut.
Pemkab PPU berharap program pelebaran dapat terus berlanjut dan menjangkau ruas-ruas jalan nasional lainnya yang memiliki karakteristik lalu lintas serupa, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan keselamatan pengguna jalan semakin terjamin.
”Harapannya pelebaran ini bisa meningkatkan kelancaran lalu lintas dan menghindari kecelakaan yang lebih fatal,” tutupnya. (TN02)












