AdvertorialDPRD SamarindaSamarindaTitiknolKaltim

Sri Puji Astuti: Judi Online Merasuki Anak-Anak, Perlu Peran Orang Tua dan Negara

494
×

Sri Puji Astuti: Judi Online Merasuki Anak-Anak, Perlu Peran Orang Tua dan Negara

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti.

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya judi online yang melibatkan anak-anak. Ia menilai, judi online sulit untuk ditekan karena aksesnya yang mudah melalui gadget yang dimiliki oleh banyak anak-anak.

“Judi online itu sudah merasuk ke dalam anak-anak sekolah, tetapi memang sulit juga untuk menahan keterbukaannya, karena semua punya gadget yang bisa diakses di situ,” kata Sri Puji Astuti belum lama ini.

Menurut Sri Puji Astuti, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda telah berusaha menutup situs judi online, tetapi masalah ini terus muncul dengan cara yang kreatif. Oleh karena itu, peran negara dianggap sangat penting dalam menangani masalah ini.

“Pemerintah harus memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama anak-anak, tentang bahaya judi online. Selain itu, pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap situs-situs judi online,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sri Puji Astuti juga menyoroti fakta bahwa anak-anak yang terlibat judi online terkadang tidak terpantau oleh orang tua mereka. Waktu luang mereka sering digunakan untuk aktivitas yang tidak produktif, seperti bermain game online atau menonton video di media sosial.

“Kenapa bisa anak-anak ini?, karena anak-anak ini tidak terpantau oleh orang tuanya. Waktu-waktu senggangnya sering digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif,” paparnya.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dan pendidikan dalam memahami kebutuhan hiburan anak-anak dan mencegah mereka terlibat dalam judi online.

“Orang tua harus lebih bijak dalam memberikan gadget kepada anak-anak. Selain itu, orang tua juga harus memberikan pengawasan dan bimbingan kepada anak-anak dalam menggunakan gadget,” kata Sri Puji Astuti.

Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih sensitif terhadap perubahan perilaku anak-anak. Jika anak-anak menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, seperti menjadi lebih tertutup atau sering marah-marah, orang tua harus segera waspada.

Baca Juga:   Walikota Samarinda Rencanakan Beli Exavator Pembersih Gulma

“Jangan anak-anak dianggap biasa saja, di kamar anteng gitu ya ngapain di kamar, harus lihat ada barang-barang hilang tidak di rumah,” pungkasnya. (adv)