PenajamTitiknolKaltim

Kebutuhan PJU di PPU Tembus 2.000 Titik, Dishub Prioritaskan Jalan Utama dan Permukiman

137
×

Kebutuhan PJU di PPU Tembus 2.000 Titik, Dishub Prioritaskan Jalan Utama dan Permukiman

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan PPU, Agus Dahlan, mengungkapkan bahwa hasil survei menunjukkan kebutuhan PJU di wilayahnya mencapai lebih dari seribu unit, bahkan berpotensi menembus angka dua ribu.

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, masih tergolong tinggi. Berdasarkan hasil survei pemerintah daerah, kebutuhan fasilitas penerangan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 titik dan berpotensi menembus 2.000 titik.
‎
‎Kondisi ini menunjukkan masih banyak ruas jalan dan kawasan permukiman yang membutuhkan fasilitas penerangan, terutama wilayah yang berada jauh dari pusat perkotaan.
‎
‎Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan, mengatakan pemerintah daerah telah memetakan kebutuhan PJU melalui survei lapangan. Hasil pendataan tersebut menjadi dasar dalam menentukan lokasi pemasangan berdasarkan tingkat urgensi.
‎
‎Menurutnya, pemasangan PJU akan diprioritaskan pada wilayah yang masih minim penerangan, khususnya jalan utama dan kawasan permukiman yang membutuhkan fasilitas tersebut.
‎
‎”Kita prioritaskan yang memang masih gelap, terutama permukiman dan jalan utama,” ungkap Agus, Minggu (1/11/2026).
‎
‎Ia menjelaskan, jalan utama menjadi salah satu fokus karena memiliki intensitas mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Minimnya penerangan di ruas jalan tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat malam hari.
‎
‎Selain jalan utama, kawasan permukiman padat yang belum memiliki fasilitas PJU juga masuk dalam daftar prioritas pemasangan.
‎
‎Agus menambahkan, penentuan lokasi tidak dilakukan secara sembarangan. Dishub terlebih dahulu melakukan survei untuk memastikan titik yang membutuhkan penerangan paling mendesak.
‎
‎Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah berharap pemasangan PJU dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan keselamatan pengguna jalan sekaligus kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
‎
‎Meski belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan sekaligus, Pemkab PPU berupaya melakukan pemerataan penerangan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
‎
‎“Kebutuhan kita sebenarnya bisa sampai dua ribuan titik, tapi kita lakukan bertahap sesuai kemampuan,” pungkasnya. (Adv/KominfoPPU)