Headline

Otorita IKN Nusantara Latih Warga Sepaku Cara Buat Kue dan Menjahit

×

Otorita IKN Nusantara Latih Warga Sepaku Cara Buat Kue dan Menjahit

Sebarkan artikel ini

Otorita IKN Nusantara menggelar pelatihan bagi warga di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara

Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan menggelar program pelatihan kerja tahap pertama yang sudah dimulai sejak 4 Juli 2022 di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara

TITIKNOL.ID– Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan menggelar program pelatihan kerja tahap pertama yang sudah dimulai sejak 4 Juli 2022 di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lima jenis pelatihan yakni hidroponik, pembuatan kue, dan barista yang dilaksanakan di Gedung PKK Kantor Kecamatan Sepaku.

Sedangkan untuk pelatihan menjahit dan sablon atau digital printing dilaksanakan di SDN 001 Tengin Baru.

Peserta setiap jenis pelatihan merupakan hasil identifikasi oleh Pemerintah Kecamatan Sepaku yang akan menjalani pelatihan dengan durasi berbeda sesuai jenis pelatihan.

Melalui pelatihan yang diadakan masyarakat diharapkan akan memiliki peningkatan kemampuan SDM sehingga dapat berkontribusi dan berperan aktif dalam pembangunan IKN maupun membuka kesempatan usaha lainnya.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan sejumlah pelatihan untuk masyarakat di sekitar kawasan IKN.

Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan bahwa penduduk lokal menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan IKN.

“Ada pelatihan membuat kue, menjahit, mengelola keuangan, dan juga pelatihan yang berhubungan dengan konstruksi,” kata Bambang dalam Keterangan Pers di Kantor Presiden pada Rabu (20/7/2022).

Dalam melaksanakan program pelatihan bagi masyarakat IKN, pemerintah bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat seperti lembaga swadaya masyarakat, akademisi hingga BUMN.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan masyarakat lokal memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang konstruksi dan non-konstruksi.

Di samping pelatihan, Bambang menyampaikan terkait pekerjaan infrastruktur dan bangunan-bangunan yang akan dipersiapkan.

“Utamanya kita akan melihat di lapangan misalnya pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan land consolidation, land clearing, misalnya pematangan tanah kemudian juga akses-akses logistik itu akan segera dipersiapkan, dengan harapan agar nanti di tahun depan itu memang kita sudah mulai full scale, dalam skala penuh untuk membangun infrastruktur dan bangunan-bangunan inti,” ungkapnya.(*)