Sekda PPU Tohar menangis saat memeluk Bupati Hamdam yang akan berakhir masa tugasnya 19 September mendatang. Hamdam menggelar apel bersama dengan ASN dan THL. TITIKNOL.ID/HO
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Suasana haru tampak jelas terlihat pada apel besar yang digelar dalam rangka akhir jabatan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam di lingkungan Sekretariat Kabupaten PPU, Jumat, (15/9/2023) pagi.
Apel gabungan yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan pemkab PPU ini, dipimpin Bupati PPU, Hamdam yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 19 September 2023 yang merupakan sisa masa jabatan bupati periode 2018-2023 tersebut.
Hamdam dalam sambutannya menyampaikan bahwa upaya untuk memajukan kabupaten PPU satu persatu telah terwujud.
Menurut nya, hal itu menjadi salah satu kado terindah bagi dirinya seiring masa akhir jabatan nya sebagai kepala daerah di PPU.
“Alhamdulillah rasa syukur pada jumat berkah hari ini. Berkat kesabaran kita, keikhlasan dan sinergi kita semua telah dapat menyelesaikan sejumlah program dan tugas dengan baik bersama dengan para unsur pendukung di lingkup Pemkab PPU,” kata Hamdam.
Meski demikian, Hamdam juga menyadari bahwa kebijakan tidak selalu bisa memuaskan semua pihak.
Namun menurutnya yang paling utama adalah bagiamana bisa bangkit menyelesaikan segala tugas dan persoalan dengan baik dan mengembalikan kabupaten PPU seperti yang diharapkan bersama.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada sekretaris daerah serta seluruh jajaran dan pimpinan OPD atas kerjasama dalam mencari solusi yang baik dan menuntaskan tugas-tugasnya sehingga kita bisa merasakannya seperti saat ini,” ucap Hamdam.

Bupati PPU Hamdam saat bersalaman dengan pegawai saat digelar apel besar menjelang berakhirnya masa jabatannya. TITIKNOL.ID/HO
Bahkan dengan perasan haru dan meneteskan air mata Hamdam menyampaikan permemintaan maafnya atas kesalahan dan kekurangannya selama kepemimpinan dia.
Termasuk permohonan maaf istrinya, Hj. Satriyani Sirajuddin Hamdam yang merupakan ketua TP PKK PPU, Ketua Dekranasda, Bunda Paud, dan Bunda Literasi dan beberapa organisasi lainnya di PPU.
“Sebagai manusia biasa sudah tentu banyak terdapat salah dan khilaf. Termasuk juga istri saya yang telah memimpin sejumlah organisasi wanita di kabupaten PPU. Untuk itu saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus baik kepada ASN, THL dan tentunya masyarakat Kabupaten PPU, ” ucap Hamdam.
Kedepan lanjut Hamdam, bahwa PPU akan mengahdapi peluang yang besar sekaligus tantangan terkait kehadiran Ibu kota Negara (IKN).
Maka dari itu dirinya mengajak untuk menyatukan visi misi bagaimana menjadikan PPU ini semakin maju yang diwujudkan dalam Serambi Nusantara.
Gagasan Serambi Nusantara kata Hamdam, harus terus berlanjut karena banyak mimpi besar yang akan di wujudkan dalam setiap program dan pembangunan di Kabupaten PPU nantinya.
“Kita pastinya tidak mau tertinggal dengan IKN Nusantara. Kita harus bisa menjadi bagian dari IKN Nusantara dan kita harus optimis cita-cita dalam Serambi Nusantara ini terwujud sebagaimana harapan kita semua,” pungkas Hamdam.
Dipenghujung apel ini bupati Hamdam juga berharap Kabupaten PPU selalu kondusi, sehingga proses pembangunan di daerah bisa berjalan dengan baik yang bermuara pada kesejahteraan seluruh masyarakat PPU.
Tampak hadir, Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Hj. Satriyani Sirajuddin Hamdam, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Nicko Helambang serta sejumlah kepala dinas dan kantor di lingkungan pemkab PPU.(*)












