Makmur Marbun Ingatkan ASN di PPU Harus Netral di Pemilu 2024

Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengingatkan kepada seluruh ASN untuk netral dalam Pemilu 2024 mendatang

Sejumlah pimpinan SKPD menandatangani komitmen untuk netral di Pemilu saat sosialiasi kebijakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan tahun 2024 bertempat di Hotel Grand Nusa Penajam pada Senin (11/12/23). TITIKNOL.ID/HO

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengingatkan kepada seluruh ASN untuk netral dalam Pemilu 2024 mendatang.

Makmur menjelaskan yang perlu diperhatikan ASN menjelang Pemilu 2024 yaitu bebas konflik kepentingan, bebas intervensi, adil, objektif, bebas pengaruh dan tidak memihak.

“Kita diingatkan kembali bahwa kita selaku ASN kita diminta netral dalam menyikapi, menyambut pesta demokrasi yang dilaksanakan,” ujarnya saat membuka sosialiasi kebijakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan tahun 2024 bertempat di Hotel Grand Nusa Penajam pada Senin (11/12/23).

Ia menjelaskan, sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, ASN dituntut tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan lain diluar kepentingan bangsa dan negara.

“Menjelang Pemilu 2024 kita harus punya semangat menyikapi hiruk pikuk Pemilu, kita harus yakinkan bebas dari konflik kepentingan, bebas dari intervensi, adil, objektif dan tidak memihak kepada siapapun itu,”terang Makmur.

Lebih lanjut Makmur menambahkan, ASN tidak boleh terlibat dalam kampanye dan membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan peserta Pemilu.

“Kita harus punya sikap bahwa kita tidak memihak kepada pasangan calon atau calon apapun itu, kita hanya diberi ruang untuk memberikan pelayanan,”tegasnya.

Selain itu, guna mewujudkan situasi yang kondusif, aman dan damai pada masyarakat PPU pada Pemilu 2024, Makmur menghimbau kepada para ASN maupun masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax ataupun kampanye hoax yang negatif.

Baca Juga:   Dinas Perkimtan PPU Lengkapi Rumah Kompos dan Workshop di Pembibitan

“Tidak boleh menyebar hoax, karena isu hoax yang negatif dapat menimbulkan perpecahan diantara masyarakat,”tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *