Rekam Video Pelaku Pembunuhan Babulu saat Diperiksa, 5 Staf PPA PPU Diperiksa Polisi

Seorang staf Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menjalani pemeriksaan di Polres PPU

KASUS PEMBUNUHAN – Kapolres PPU AKBP Supriyanto menjelaskan, mereka staf PPA diperiksa karena saat pendampingan dalam pemeriksaaan pelaku mengambil video dan sempat viral. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID,PENAJAM –  Seorang staf Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menjalani pemeriksaan di Polres PPU.

Rencananya, Polres PPU akan memeriksa 5 staf PPA terkait beredarnya video pemeriksaan pelaku pembunuhan sadis di RT 18, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu.

Kapolres PPU AKBP Supriyanto menjelaskan, mereka diperiksa karena saat pendampingan dalam pemeriksaaan pelaku mengambil video dan sempat viral.

Ia menjelaskan, pemeriksaan para staf PPA itu akan digelar pekan ini.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres PPU AKP Dian Kusnawan mengungkapkan, satu dari kelima staf PPA tersebut telah diperiksa, sehingga tersisa 4 orang yang akan menjalani pemeriksaan.

DIBONGKAR – Rumah keluaga pelaku pembunuhan di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara dibongkar. TITIKNOL.ID/HO

“Masih ada 4 lagi yang akan diperiksa,” bebernya.

Dian mengatakan, dari hasil pemeriksaan satu orang tersebut telah mengaku jika video pemeriksaan yang beredar dari pihaknya.

Ambil Sampel DNA Pelaku

Selain itu, Polres Penajam Paser Utara juga telah mengambil sampel DNA milik J, pelaku pembunuhan satu keluarga di Babulu Laut.

Sampel itu nantinya akan dicocokkan dengan cairan sperma yang diduga milik pelaku yang ditemukan di jasad korban SW dan JS.

“Penyidik ada ke Labfor Surabaya untuk uji Lab yang diduga cairan sperma dan uji DNA yang diambil dari diduga pelaku,” ujar AKP Dian.

Kolase konferensi pers kasus pembunuhan satu keluarga di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur di Polres PPU, dan sosok pelaku berinisial JND (17). (Sumber: Tribunnews)

Dian mengatakan ada 3 sampel pelaku yang diambil oleh dokter, yakni darah, kuku, dan rambutnya.

Baca Juga:   Investasi di IKN Capai Rp47,5 Triliun, Proses Pembangunan Sudah 71,4 Persen

Selain pengiriman sampel, terbaru polisi melakukan pendampingan kepada pelaku untuk menjalani pemeriksaan psikologi.

“Kami sudah lakukan pendampingan pemeriksaan psikologi kepada tersangka bersama PPA tapi hasilnya belum,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *