Samarinda

Janji Samarinda Memecah Persoalan Kemacetan Kota, Walikota Andi Harun Kepincut Kereta Otonom

×

Janji Samarinda Memecah Persoalan Kemacetan Kota, Walikota Andi Harun Kepincut Kereta Otonom

Sebarkan artikel ini
WUJUD KERETA OTONOM - Satu di antara contoh wujud ART, sebuah transportasi publik kereta otonom yang berjalan di atas jalan dengan menggunakan virtual track sebagai pemandu. Kota Samarinda di Kalimantan Timur tertarik untuk terapkan transportasi publik ini. (HO/Istimewa)

“Samarinda saat ini memang sedang mempersiapkan desain transportasi publik. Tentu ini sebagai jawaban mengurangi polusi, mengurangi ketergantungan pada transportasi pribadi.”

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Walikota Samarinda, Andi Harun sepandapat dengan Presiden Jokowi soal membangun sistem transportasi Autonomous Rapid Transit (ART) atau kereta otonom di jalan.

Walikota Andi Harun berjanji, Kota Samarinda akan membangun kereta otonom ART dalam upaya penanganan kemacetan lalu-lintas di Kota Samarinda, Kamis (6/6/2024).

Tentu saja, dengan ketersediaan transportasi publik yang andal dan bagus, membuat masyarakat akan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum sehingga bisa menekan jumlah kendaraan di jalan. 

Diakui oleh Andi Harun, Kota Samarinda mengalami seangkrut masalah kemacetan lalu-lintas.

Di beberapa titik wilayah Kota Samarinda, selalu saja ditemui kemacetan yang tentu saja ini merugikan masyarakat secara luas. 

Tata kota mengurangi hingga menghilangkan kemacetan bagian dari tugas pekerjaan rumah Pemerintah Kota Samarinda. 

Satu di antara usulan membuat kereta otonom di sebuah kota perlu ditangkap, dimatangkan, lalu diwujudkan bila memang masuk akal. Apalagi Kota Samarinda akan semakin ramai, perlu ada keberimbangan infrastruktur tranportasi yang memadai. 

“Samarinda saat ini memang sedang mempersiapkan desain transportasi publik. Tentu ini sebagai jawaban mengurangi polusi, mengurangi ketergantungan pada transportasi pribadi,” ujar Walikota, Andi Harun. 

Karena itu langkah taktisnya, Walikota Andi Harun akan membuat jadwal agenda pertemuan dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia soal membangun transportasi publik kereta otonom di Kota Samarinda. 

Dia setuju dengan membangun transportasi publik yang layak bagi masyarakat dengan niat untuk keluar dari permasalahan kemacetan kota. 

“Kemacetan bisa dikendalikan, harapannya kan akan memicu efisiensi dan efektivitas,” tegas Andi Harun.

Saat di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Presiden Jokowi membuka Rakernas Apeksi XVII 2024 pada Selasa 4 Juni 2024.

Baca Juga:   Komisi I Soroti Pembebasan Lahan Proyek Terowongan Selili

Kala itu di atas panggung Apeksi, Presien Jokowi singgung soal kamacetan di kota-kota di Indonesia yang terjadi sekarang dan bisa jadi ancaman parah di masa mendatang.

Bagi Presiden Jokowi, pemerintah daerah memerlukan terobosan dalam membangun transportasi yang memadai sejak dini. 

Satu di antara ide yang ditawarkan oleh Presiden Jokowi ialah membangun ART Autonomous Rapid Transit atau kereta otonom yang dinilai lebih hemat dalam pengadaannya dan dianggap bisa jadi satu di antara solusi menangkal kemacetan lalu-lintas. 

Perlu diketahui, kereta otonom yang isitilahnya ART, merupakan transportasi publik seperti kereta tetapi berjalan di atas jalan dengan menggunakan virtual track sebagai pemandu.

ART berjalan dengan bantuan teknologi Sensor Light Detection and Ranging dan Global Positioning System.

“Ini jauh lebih murah,” beber Presiden Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta ini. (*)