Pengurus DPD Partai Hanura PPU saat menyerahkan surat tugas kepada perwakilan bakal Calon Bupati Mudyat Noor. TITIKNOL.ID
“Jadi 30 hari ke depan sudah harus menyerahkan partai yang bisa diajak koalisi termasuk calon wakil bupati karena kan tidak bisa kami rekomendasikan kalua hanya calon bupatinya,”
TITIKNOL.ID,PENAJAM – DPP Partai Hanura telah mengeluarkan 4 surat tugas untuk bakal calon Bupati Penajam Paser Utara (PPU) untuk bertarung di Pilkada serentak 2024.
Keempat bakal calon yang menerima surat tugas yakni Mudyat Noor, Rendi Ismail, Andi Harahap dan Surpani Sulaiman.
Ketua DPC Hanura PPU, Mappema Tompong menjelaskan, sudah tugas dari DPP sudah diterima dan akan diserahkan kepada bakal calon Bupati.
Ia mengatakan, untuk penyerahan surat tugas yang diberikan kepada Mudyat Noor diwakilkan tim suksesnya, Irwan Sahwana, Kamis (13/6/2024)
Mappema menjelaskan, setelah menerima surat tugas maka mereka harus mencari koalisi dan diberikan waktu selama sebulan sejak surat tugas diserahkan.
“Jadi 30 hari ke depan sudah harus menyerahkan partai yang bisa diajak koalisi termasuk calon wakil bupati karena kan tidak bisa kami rekomendasikan kalua hanya calon bupatinya,” ujarnya.
Bukan hanya itu, ia mengatakan bakal calon bupati juga harus menyerahkan hasil survey mengenai elektabilitas mereka.
Setelah persyaratan itu lengkap, maka selanjutnya akan diserahkan kepada DPD Hanura Kaltim untuk disampaikan kepada DPP.
Mappema menjamin, rekomendasi akan diberikan dari 4 yang menerima surat tugas.
“DPP juga sudah komitmen bahwa di luar dari 4 orang ini tidak akan mengeluarkan rekomendasi. Karena kalau mengeluarkan di luar itu kan membuat gaduh di daerah,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Mudyat Noor yang menerima surat tugas dari Hanura, Irwan Sahwana mengatakan bahwa surat tugas ini menjadi awal untuk mencari koalisi partai.
Ia mengaku, sebelumnya juga sudah menerima surat tugas dari Partai Demokrat, PAN dan Gerindra.
Mengenai calon Wakil Bupati, Irwan mengatakan sampai saat ini sudah ada 10 nama yang telah diusulkan dan semua adalah kader partai politik.
“Nanti pak Mudyat yang akan menentukan 1 calon Wakil Bupati,” katanya. (*)












