Mahakam Ulu diterjang banjir besar, terlihat banyak sekali sampah-sampah berserakan, dimulai dari sampah tumbuhan, sampah dari perabotan hingga sampah rumah tangga
TITIKNOL.ID, UJOH BILANG – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mahakam Ulu mulai melakukan pemilahan sampah-sampah yang ada di Tempat Pembuangan Sementara setelah diterjang banjir besar karena luapan hulu Sungai Mahakam.
Tujuan dari pemilahan tentu saja untuk mencari sampah-sampah yang dianggap bisa berguna, dimanfaatkan kembali untuk keperluan.
Demikian diutarakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahakam Ulu, Solman di Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (19/6/2024) yang dikutip Titiknol.id.
Dia katakan, setelah Mahakam Ulu diterjang banjir besar, terlihat banyak sekali sampah-sampah berserakan, dimulai dari sampah tumbuhan, sampah dari perabotan hingga sampah rumah tangga.
Tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara dilakukan sortir, mencari sampah-sampah yang memang bisa segera dilakukan olah dan dimanfaatkan.
“Yang masih bisa untuk didaur ulang kita ambil,” bebernya.
Pembersihan lingkungan di pemukiman warga Mahakam Ulu dilakukan tidak hanya Dinas Lingkungan Hidup. Berbagai elemen turut turun tangan, bahu-membahu membantu membersihkan lingkungan dari sampah-sampah sisa banjir besar.
Kunci kebersamaan jadi keberhasilan untuk taklukkan cemaran sampah pascabanjir di Mahakam Ulu.
“Kita bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat untuk kita melakukan gotong royong, itu kita lakukan setelah banjir,” ujar Solman.
Berbagai hal dilakukan untuk kebersihan lingkungan Mahakam Ulu, hampir setiap hari ada aktivitas pembersihan.
Sebab saat dibersihkan lantas beberapa hari kemudian datang lagi sampah menumpuk. Perlu tindakan ekstra karena memang banjir yang melanda Mahakam Ulu bisa dibilang kejadian luar biasa. Memberi dampak yang merepotkan warga.
“Jadi mungkin kita lihat pada saat itu kotor sekarang sudah bersih, tapi besok ada lagi,” beber Solman.
Langkah untuk melakukan daur ulang sampah bagian satu di antara cara untuk solusi mengatasi persoalan tumpukan sampah. (*)












