Perempuan di Kalimantan Timur berperan penting terhadap perubahan iklim dari hal simpel mengelola sampah.
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Founder Pustaka Ibrahim, Adinda Mediana berharap semakin banyak para ibu-ibu aware atau menyadari tentang perubahan iklim yang sudah terjadi.
Hal itu dia paparkan di sela-sela kegiatan Media Gathering and Community Gathering di Nutrihub, Jalan Anggur, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (18/8/2024).
Sebab fenomena alam ini berpengaruh pada lingkungan tempat tinggal, dan berdampak sangat penting bagi kehidupan selanjutnya.
Karena seorang ibu mendidik generasi, dengan adanya Puan Lestari.
“Semoga semakin banyak yang sadar tergerak bersama kita untuk menjaga bumi ini,” bebernya.
Perempuan di Kalimantan Timur berperan penting terhadap perubahan iklim dari hal simpel mengelola sampah.
“Ada korelasi perempuan dengan krisis iklim, menurut saya lebih ke penyakit, ada banyak wanita yang program hamil atau promill ternyata ada gangguan metabolisme atau auto imun dan sebagainya,” katanya.
Mereka harus berjuang memperoleh keturunan ternyata ada yang salah dari tubuh yang telah terpapar.
Dari sampah mikroplastik yang ditelan ikan dan adapula tumbuhan pake disinfektan.
Sementara nelayan masih ada yang harus diedukasi cara mengambil ikannya dengan racun.
“Jadi kita harus jaga lingkungan karena itu dampaknya ke kesehatan kita semua,” katanya. (*)
PERUBAHAN IKLIM – Adinda Mediana, Founder Pustaka Ibrahim ikuti Media Gathering dan Community Gathering di Nutrihub, Jalan Anggur, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (18/8/2024). Perempuan di Kalimantan Timur berperan penting terhadap perubahan iklim dari hal simpel mengelola sampah. (HO/Puan Lestari)












