Penajam

Haryono Minta Pemkab PPU Genjot Sektor Pariwisata di PPU untuk Tingkatkan PAD

267
×

Haryono Minta Pemkab PPU Genjot Sektor Pariwisata di PPU untuk Tingkatkan PAD

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Haryono meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pawisata (Disbudpar), untuk lebih memaksimalkan objek wisata di daerah ini

Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Haryono meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pawisata (Disbudpar), untuk lebih memaksimalkan objek wisata di daerah ini. TITIKNOL.ID

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Haryono meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pawisata (Disbudpar), untuk lebih memaksimalkan objek wisata di daerah ini.

Karena potensi wisata di PPU cukup besar sehingga bisa memberikan konstribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia mengakui bahwa sampai saat ini sektor pariwisata belum dimaksimalkan untuk memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Padahal bila objek wisata seperti Pantai Tanjung Jumlah dan Pantai Nipah-Nipah lebih dimaksimalkan, maka akan bisa menyumbang untuk PAD.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Haryono.

Ia mengatakan sampai saat ini pengelolaan objek wisata di daerah ini belum maksimal.

Bahkan belum memberikan dampak untuk meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia mengatakan, selama ini Kabupaten PPU sudah memiliki sejumlah objek wisata yang belum dikembangkan seperti Pantai Tanjung dan Pantai Nipah-Nipah.

“Padahal wisata pantai kita kan lumayan bagus tinggal bagaimana pengembangannya saja,” jelasnya.

Bukan hanya wisata pantai, namun juga wisata kebun dan pemancingan juga bisa dikembangkan sebagai wisata edukasi bagi masyarakat.

Politisi Hanura ini menilai bahwa selama ini wisata-wisata belum dikembangkan dan belum berkembang.

Padahal bila objek wisata itu dikembangkan, maka otomatis akan meningkatkan pendapatan untuk daerah.

Ia menilai bahwa kendala utama yang dihadapi pemerintah daerah untuk mengembangkan wisata, karena sebagian lahan di areal objek wisata masih milik perorangan sehingga kesulitan untuk dikembangkan.

“Berbeda dengan Pantai Amal Penajam yang dimiliki perorangan dan dikelola dengan baik. Itu saya dengar sudah menyumbangkan PAD,” katanya.

Baca Juga:   Daftar 6 Parpol Sudah Dukung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak Maju Pilgub Jatim

Sementara untuk wisata Pantai Nipah-Nipah dan Tanjung Jumlai, lahan-lahan tersebut masih miliki perseorangan sehingga sulit untuk dikembangkan pemerintah.

Untuk itu, ia berharap agar pengembangkan wisata di PPU ini bisa dibicarakan antara legislatif dan eksekutif.

“Bisa kita bicarakan bersama dengan pemerintah bagaimana langkah untuk mengembangkan wisata di PPU ,” katanya. (Advertorial)