Titiknol IKN

Analisa Menhub Budi Karya Sumadi soal Efek Positif Bandara Nusantara di IKN Kaltim 

608
×

Analisa Menhub Budi Karya Sumadi soal Efek Positif Bandara Nusantara di IKN Kaltim 

Sebarkan artikel ini
MOMEN BERSEJARAH - Pendaratan perdana pesawat Kepresidenan seri Boeing 737-800 di bandara VVIP Ibu Kota Nusantara. Badan Bank Tanah juga menyiapkan lahan seluas 1.000 Ha untuk Kawasan Penajam Eco City bagi investor yang akan berinvestasi di Penajam Paser Utara. (HO/Badan Bank Tanah)

Tidak hanya itu, masyarakat juga akan merasakan manfaat yang luar biasa dari kehadiran Bandara Nusantara di IKN, Kalimantan Timur.

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Bandara Nusantara, di Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur telah dipakai secara resmi oleh Presiden Jokowi pada Jumat 11 Oktober 2024.

Presiden Jokowi tiba di bandara tersebut mendarat menggunakan Pesawat Kepresidenan seri Boeing 737-800.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyatakan, optimistis kehadiran bandara yang memiliki panjang runway 3.000 meter ini akan menjadi jantung konektivitas bagi Kawasan Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya. 

Tidak hanya itu, masyarakat juga akan merasakan manfaat yang luar biasa dari kehadiran Bandara Nusantara di IKN, Kalimantan Timur.

“Orang Umroh se-Kalimantan bisa dari sini. Kalau runway 3.000 meter, pesawat 777 tidak perlu singgah di bandara lain. Pendek kata, satu saya merasa terima kasih dengan Badan Bank Tanah yang kolaboratif,” beber Budi Karya. 

“Kedua, bandara ini memiliki prospek yang bagus dan membanggakan kita semua,” kata Budi Karya lagi.

Kontribusi Badan Bank Tanah saat ini, tidak hanya berhenti pada penyediaan lahan untuk Bandara IKN, tetapi juga untuk jalan bebas hambatan atau jalan tol IKN seksi 5B, serta penyediaan lahan seluas 1.873 Ha untuk program reforma agraria di atas HPL Badan Bank Tanah yang sebentar lagi implementasinya bakal dilakukan.

Selain itu, Badan Bank Tanah juga menyiapkan lahan seluas 1.000 Ha untuk Kawasan Penajam Eco City bagi investor yang akan berinvestasi di Penajam Paser Utara.

Dengan adanya investasi yang masuk, tentunya akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Sehingga mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan, dan bisa berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:   Acong-Jainudin Naik Banteng-bantengan ke Kantor KPU Daftar Pilkada Kubar 2024 

“Baik di Penajam Paser Utara dan juga secara nasional,” pungkas Parman. (*)