Titiknol IKN

Bersejarah, Perdana Presiden Jokowi Mendarat di IKN Nusantara Pakai Pesawat Boeing 737-800

384
×

Bersejarah, Perdana Presiden Jokowi Mendarat di IKN Nusantara Pakai Pesawat Boeing 737-800

Sebarkan artikel ini
MOMEN BERSEJARAH - Pendaratan perdana pesawat Kepresidenan seri Boeing 737-800 di bandara VVIP Ibu Kota Nusantara. Badan Bank Tanah juga menyiapkan lahan seluas 1.000 Ha untuk Kawasan Penajam Eco City bagi investor yang akan berinvestasi di Penajam Paser Utara. (HO/Badan Bank Tanah)

Pendaratan ini begitu bersejarah. Ini adalah tinta emas yang kami torehkan dalam sejarah aviasi Indonesia serta masa depan negara.

TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi untuk pertama kalinya mendarat di Bandara IKN, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024) lalu, menggunakan Pesawat Kepresidenan seri Boeing 737-800.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah mendarat di Bandara Ibu Kota Nusantara menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 yang relatif lebih kecil pada 24 September 2024.

Pendaratan ini cukup spesial bagi Badan Bank Tanah. Pembangunan Bandara Ibu Kota Nusantara ini berada di atas HPL Badan Bank Tanah yang berada di Penajam Paser Utara seluas 4.162 Ha.

Dari seluas 621 Ha dialokasikan untuk proyek strategis nasional (PSN) tersebut dengan tarif nol rupiah alias gratis.

Pendaratan ini begitu bersejarah. Ini adalah tinta emas yang kami torehkan dalam sejarah aviasi Indonesia serta masa depan negara.

“Bandara ini tentunya ke depan akan memberikan dampak yang sangat positif bagi kesejahteraan masyarakat khususnya di PPU dan perekonomian Indonesia,” kata Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja dalam keterangan persnya, Minggu (13/10/2024).

Bandara IKN pertama kali dilakukan ground breaking pada 1 November 2023.

Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara Very Very Important Person untuk Mendukung Ibu Kota Nusantara, Badan Bank Tanah diberikan amanah untuk menyediakan lahannya. Proses penyediaan lahannya pun berlangsung dengan sangat baik dan dapat didukung oleh masyarakat.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi secara terpisah menyampaikan apresiasi yang sangat besar kepada Badan Bank Tanah.

Menurutnya, kerja sama antara Kemenhub, Kementerian PUPR dan Badan Bank Tanah, menghasilkan kolaborasi yang baik dan berdampak positif pada percepatan sebuah pembangunan.

Baca Juga:   Raja Juli Antoni Nilai Banyak Salah Presepsi soal Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Harus Diluruskan

“Model kerja sama seperti ini mesti dicontoh, bahwa antar Lembaga bisa cair dan sangat mendukung. Kala itu terjadi, semua (hasilnya) akan luar biasa,” tutur Menhub Budi Karya Sumadi. (*)