TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur atau KPU Kaltim saat ini tengah mempersiapkan debat pertama untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur atau Pilgub Kaltim 2024.
Informasi disampaikan oleh Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kaltim, Abdul Qayyim Rasyid di Samarinda dikutip pada Senin (21/10/2024).
Pihaknya menegaskan bahwa pada H-2 jelang debat kandidat, sampai saat ini persiapan terus dilakukan untuk kesiapan acara.
“Kami bertugas mengkombinasi dan mengkoordinasikan pihak terkait. Sampai sejauh ini 70 persen kesiapan, tinggal hari ini ada loading tempat acara, media yang menyiarkan juga bersiap,” ungkapnya.
Dua pasangan calon (paslon) Pilgub Kaltim 2024 adalah:
- Nomor urut 1 (satu) Isran Noor–Hadi Mulyadi;
- Nomor urut 2 (dua) Rudy Mas’ud-Seno Aji
Kata Abdul, nantinya kedua paslon tersebut akan memaparkan visi–misi serta saling adu gagasan di panggung debat Pilkada Kaltim 2024.
KPU Kalimantan Timur sendiri mengangkat tema terkait “Penguatan Pondasi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat”.
“Jadi tema besarnya itu. Tim perumus yang meramu tema,” katnya.
Qayyim melanjutkan, pihaknya telah membahas terkait tema, venue, serta persiapan debat selama beberapa waktu belakangan bersama pihak terkait.
Pembahasan melibatkan EO, Tim Perumus, Panelis, serta yang berkepentingan dalam debat Pilgub perdana ini termasuk tim pemenangan paslon.
Debat perdana antara sendiri berlangsung di Convention Hall GOR Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda pada Rabu, 23 Oktober 2024.
“Persiapannya terus berjalan, tinggal pematangan dan eksekusi pada hari-H nantinya,” tutur Qayyim.
KPU Rahasiakan Tim Panelis
Terkait nama–nama tim panelis yang akan hadir di debat perdana nanti, KPU merahasiakan. Termasuk siapa tim perumus tema besar pada debat Pilgub Kaltim 2024.
Alasannya, pihak KPU tak ingin dari pihak paslon mencari–cari informasi dari tim panelis, sehingga mengetahui garis besar pertanyaan, maupun apa yang menjadi bahan kepentingan debat.
Tapi secara garis besar, para panelis memiliki latar bekalang akademisi, ataupun pakar ahli.
“Ada 5 (lima) panelis. Kita tidak bisa bocorkan, karena takutnya ada tim paslon yang menghubungi. Saat ini, para panelis meramu soal pertanyaannya, yang kami juga tidak mengetahui,” ujarnya.
Ia pun juga tidak merincikan berapa waktu untuk para paslon untuk menjawab pertanyaan karena merupakan wewenang tim perumus.
Ia menyampaikan, agar seluruh paslon yang akan mengikuti debat, untuk mengikuti seluruh prosedur dan aturan yang diberlakukan oleh KPU.
Sebagai informasi, ada tiga debat yang akan diikuti paslon, KPU menegaskan bahwa tidak ada debat calon Gubernur atau Wakil Gubermur saja, ketiganya akan berpasangan.
Debat Pertama di Kota Samarinda, untuk Debat Kedua dan Ketiga akan berlangsung di Kota Jakarta, disiarkan melalui stasiun televisi nasional.
“Nanti akan dibuka pada debat saja, pasca ini kita juga mengevaluasi. Tim perumus juga yang menentukan waktu menjawab pertanyaan,” tuturnya. (*)












