Samarinda

Satpol PP Samarinda Mulai Bergerak, Razia Pembersihan Algaka Pilkada 2024

336
×

Satpol PP Samarinda Mulai Bergerak, Razia Pembersihan Algaka Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Menjelang pencoblosan Pilkada Samarinda 2024, Satpol PP mulai bergerak untuk melalukan razia pembersihan media kampanye di beberapa titik keramaian, Minggu (24/11/2024). (HO/Pemkot Samarinda)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Menjelang pencoblosan Pilkada Samarinda 2024, Satpol PP mulai bergerak untuk melalukan razia pembersihan media kampanye di beberapa titik keramaian. 

Tindakan ini dilakukan saat memasuki masa tenang Pilkada 2024.

Pemerintah Kota Samarinda melalui Satpol PP mulai melakukan penertiban alat peraga kampanye (algaka) yang masih tersisa di berbagai kawasan.

Penertiban tersebut dilakukan secara intensif melibatkan ratusan personel.

Kegiatan dimulai sejak pukul 00.00 Wita sesuai dengan ketentuan masa tenang yang dimulai pada tengah malam, Minggu (24/11/2024).

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini mengungkapkan, pihaknya bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan penertiban APK di berbagai lokasi.

“Sejak pukul 00.00 Wita tadi malam, kami mulai melakukan penertiban APK. Kami sudah berkomunikasi dengan para calon untuk secara mandiri membersihkan alat peraga kampanye mereka. Namun, jika ada yang tidak dibersihkan, kami turun langsung untuk menertibkannya,” ujar Anis saat ditemui di Gudang Logistik KPU, Jalan Nusantara Kompleks Pergudangan, Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (24/11/2024).

Sebanyak 310 personel Satpol PP dikerahkan untuk penertiban APK tersebut.

Mereka terdiri dari 110 personel yang berada di Markas Komando (Mako) dan 200 personel lainnya yang disebar ke kecamatan se-Kota Samarinda. 

Satpol PP bergerak di 10 kecamatan di Kota Samarinda ini dengan fokus awal pada kawasan perkotaan dan dilanjutkan ke wilayah pelosok.

“Karena dimulai tepat pukul 00.00 Wita, kami mulai penyisiran di daerah atau kawasan perkotaan terlebih dahulu dan hari ini kami sudah sampai ke pelosok. Insya Allah, kami akan cepat menyelesaikannya, karena kami juga melibatkan para RT untuk membantu membersihkan APK,” tambah Anis.

Meski telah melakukan upaya maksimal, Anis mengakui adanya beberapa kendala dalam proses penertiban, terutama terkait dengan reklame yang terpasang tinggi. 

Baca Juga:   Damayanti: Perda Ketahanan Keluarga Penting Bagi Samarinda

Lantaran Satpol PP hanya memiliki dua unit mobil crane untuk mencapai reklame yang tinggi, sedangkan banyak reklame yang menggunakan rangka besi dan terpasang pada ketinggian yang sulit dijangkau. 

“Namun, sejauh ini kami tetap semangat, karena komunikasi yang baik antara kami dan pihak terkait telah membantu menyelesaikan tugas ini dengan lancar,” terang Anis.

Anis sempat bercerita saat hendak menertibkan salah satu baliho besar di wilayah perkotaan, yakni di kawasan Samarinda Ulu.

Saat itu, pihaknya kedatangan pihak advertising dan dirinya langsung meminta agar mereka dapat melepas baliho tersebut.

Menurut Anis, koordinasi yang baik dengan perusahaan reklame sangat penting agar proses penertiban APK bisa berjalan dengan lancar.

“Saya harap semuanya begitu agar dapat meringankan tugas kami juga,” ujar Anis.

Selain itu, Anis juga menyampaikan arahan dari Bawaslu terkait penyimpanan APK yang telah diturunkan. 

“Algaka telah dikumpulkan di kecamatan untuk mengantisipasi apabila para paslon ingin mengambilnya. Jika tidak diambil, APK akan diserahkan ke Bawaslu,” jelasnya.

Terakhir, Anis menekankan bahwa tugas Satpol PP adalah untuk memastikan pelaksanaan PKPU Nomor 13 Tahun 2024 mengenai penyelenggaraan kampanye sesuai aturan yang berlaku. 

“Kami bertugas memastikan agar peraturan tersebut dijalankan dengan adil dan sesuai dengan Perwali Nomor 34 Tahun 2024 terkait perizinan dan penertiban reklame,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso juga memberikan perhatian serius terhadap upaya pembersihan APK yang masih tersisa di beberapa wilayah.

Menurutnya, Pemkot Samarinda telah mengimbau camat, lurah, dan penyelenggara pilkada untuk memastikan kebersihan wilayah dari APK. 

“Kami terus memantau perkembangan pembersihan APK dan meskipun masih ada satu-dua APK yang belum terlepas, kami pastikan pembersihan terus dilakukan. Kami juga melibatkan perusahaan reklame untuk membantu proses ini,” pungkas Rusmadi. (*)

Baca Juga:   PU Paser Berjanji Perbaiki Jalan dan Jembatan Desa demi Kelancaran Pilkada 2024