TITIKNOL.ID, PENAJAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) lepas pendistribusian logistik Pilkada 2024 dari gudang logistik KPU ke 293 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten PPU.
Sebagai penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu), KPU telah melaksanakan prosesnya sesuai aturan dari jadwal yang ditetapkan KPU RI sehingga logistik pemilihan harus sudah berada di TPS H-1 pemilihan.
Ketua KPUD PPU, Ali Yamin Ishaq menyampaikan rencana pendistribusian yang pihaknya lakukan hari ini merupakan upaya mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk pada hari sebelum pilkada serentak berlangsung.
“Beberapa hal seperti hujan, karena memang kondisi saat ini yang kurang menentu, maka kita lakukan pergeseran ini H-2 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masing-masing setelahnya bisa berlanjut ke TPS,” kata Ali, Senin (25/11/2024).
Sebelum diterima Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPU PPU akan melaporkan distribusi logistik tersebut menggunakan aplikasi sistem informasi logistik (silog) kepada KPU pusat.
“Untuk mempermudah arus informasi, Karena KPU RI akan memantau sejauh mana pergeseran logistik pemilu di masing-masing daerah,”
Ali berharap pelepasan logistik pada hari ini dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik-baiknya untuk menyampaikan dan melegitimasi calon pemimpin daerah baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi di Kalimantan Timur.
“Satu lembar surat suara yang akan dicoblos oleh masyarakat bisa bermanfaat dan melegitimasikan kepemimpinan Calon Bupati dan Wakil Bupati serta Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk lima tahun mendatang,” katanya.
Oleh sebab itu, pendistribusian logistik ini, kata dia juga merupakan momentum suksesnya Pilkada tahun 2024. Ia berharap semoga tidak ada kendala selama pendistribusian hingga penghitungan rekapitulasi berjenjang di TPS, di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.
Selain itu, suksesnya Pilkada 2024 ini didukung dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.
“Diharapkan pilkada berjalan dengan aman, damai, dan kondusif, serta partisipasi masyarakat bisa lebih dari yang kita harapkan atau paling tidak sama seperti pemilu kemarin,” tutupnya. (TN01)












